Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Titip Pesan untuk Generasi Muda
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Foto Ilustrasi. Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—TPA Piyungan yang selama ini menjadi tumpuan pembuangan sampah dari Kabupaten Sleman kini ditutup permanen. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman siap melakukan pengelolaan sampah produksi rumah tangga di wilayahnya.
"Pada intinya kami siap untuk melaksanakan desentralisasi pengelolaan sampah di kabupaten/kota pasca-penutupan TPA Piyungan, kami akan mengoptimalkan sejumlah sarana pengelolaan sampah yang kami miliki," kata Kepala DLH Kabupaten Sleman Epiphana Kristyani di Sleman, Jumat (8/3/2024).
Dia menjelaskan upaya pengelolaan sampah produksi rumah tangga yang akan dilakukan, yakni dengan mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).
"Selain itu kami juga mengoptimalkan beberapa titik transfer depo sampah yang saat ini ada," katanya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS:Kasus Antraks Kembali Ditemukan di Gunungkidul, Dinkes Terjunkan Tim Survei
Saat ini Kabupaten Sleman baru memiliki TPST yang telah beroperasi, yakni TPST Tamanmartani di Kapanewon (Kecamatan) Kalasan, untuk pengelolaan sampah wilayah Sleman timur.
"Kemudian TPST Sendangsari di Kapanewon Minggir juga sudah siap, tinggal menunggu waktu pengoperasiannya," katanya.
Ia mengatakan untuk TPS3R di Kabupaten Sleman terdapat di 22 lokasi yang aktif mengelola dan memilah sampah sesuai jenis.
"TPS3R ini menerapkan konsep "Reduce Reuse Recycle" (3R), jadi dilakukan pemilahan sampah, di antaranya untuk membuat kompos maupun pakan magot," katanya.
Ia mengatakan pemanfaatan kapasitas tiga unit transfer depo yang dimiliki Sleman akan dioptimalkan sehingga mampu mengolah sampah sekitar 15 ton per hari.
Pemerintah Provinsi DIY resmi menutup TPA Piyungan secara permanen mulai April 2024. Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono mengatakan penutupan TPA Piyungan bertepatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024.
Dia menjelaskan penutupan permanen TPA Piyungan juga ikuti dengan desentralisasi penuh pengelolaan sampah oleh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi DIY.
TPA Piyungan sebelumnya untuk menampung produksi sampah dari Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.