Tembok SDN Minomartani 2 Roboh, Diduga Berdiri Sejak 1980
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
Berita duka meninggalnya Guru Besar Purna Tugas Fakultas Psikologi UGM, Prof. Djamaluddin Ancok./Istimewa -- UGM
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabar duka meninggalnya Guru Besar Purna Tugas Fakultas Psikologi UGM, Prof. Djamaluddin Ancok telah tersiar sejak Jumat (15/3/2024). Meski telah berpulang, gaung keilmuannya dalam dunia psikologi akan terus menjalar dan meninggalkan kenangan bagi orang-orang yang mengenalnya.
Sosok ceria dan sederhana, menjadi dua diksi yang terlontar dari benak Wakil Dekan bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Psikologi UGM, Sumaryono saat ditanya mengenai sosok Prof. Ancok. Sebagai kolega yang bertahun-tahun beraktivitas bersama di kampus, keseharian Prof. Ancok di mata Sumaryono adalah sosok yang ceria.
BACA JUGA: Innalillahi, Guru Besar Fakultas Psikologi UGM Prof. Djamaludin Ancok Wafat
Kehadiran sang mendiang diungkaokan Sumaryono selalu membawa semangat bagi rekan-rekannya yang masih muda untuk terus mengembangkan diri.
"Keseharian beliau itu, beliau selalu ceria. Selalu membuat semangat teman-teman muda atau anak-anak muda untuk harus mengembangkan diri," kenang Sumaryono pada Sabtu (16/3/2024).
Tak hanya sosok yang ceria, Prof. Ancok dikenal sederhana. Kesederhanaan mendiang masih diingat betul oleh Sumaryono, kala Prof. Ancok memilih menaiki sepeda motornya untuk mengajar. Bukan mobil mewah, namun justru kendaraan roda dua yang juga banyak dipakai oleh para mahasiwa untuk pergi ke kampus.
"Beliau biasanya dengan penuh kesederhanaan. Kadang ke kampus gitu ya naik sepeda motor," ungkapnya.
Dari sisi keilmuan Prof. Ancok banyak melakukan riset di bidang Social Psychology, Cross-Cultural Management hingga Leadership and Innovation cluster - Nursing Education. Bahkan di akhir hayatnya, Prof. Ancok yang berusia 77 tahun masih mengikuti sejumlah kelihatan di kampus. Termasuk aktivitas mengajar yang sudah tidak banyak maupun kegiatan lainnya.
"Kalau terakhir-terakhir mungkin sudah tidak banyak [mengajar], dua minggu yang lalu mengawal pembukaan anak-anak MM itu," ujarnya.
Namun kini, sosok ceria, sederhana dan berdedikasi dalam keilmuan psikologi tersebut telah meninggalkan sivitas Fakultas Psikologi UGM untuk selama-lamanya. Kabar berpulangnya mendiang di Jumat malam, meninggalkan duka yang mendalam. "Baru tadi malam baru ada info kalau beliau meninggal," ungkapnya.
Sumaryono juga tahu akan sakit yang diderita mendiang. Selama ini sosok Prof. Ancok disebut Sumaryono memiliki sakit asam urat. Sementara sepengetahuannya, pekan ini mendiang tengah tinggal sendiri di kediamannya yang terletak di Sambilegi Kidul RT 05/RW 57 Maguwoharjo Depok. Sang istri, tengah ke Jakarta untuk menjalani perawat akan sakit yang dideritanya. "Iya pas saat kemarin itu pas posisi sendiri di rumah," ujarnya.
BACA JUGA: Kronologi Guru Besar UGM Ditemukan Meninggal di Rumahnya
"Bu Jamal [istri mendiang] baru perawatan sakit, di rumah putranya yang di Jakarta," lanjut Sumaryono.
Sebagai kampus yang banyak mendapatkan kebaikan dari mendiang, UGM sejatinya siap menggelar prosesi penghormatan terakhir kepada beliau. Namun atas permintaan keluarga mendiang, Prof. Ancok disemayamkan di rumah duka yang berada di kediamannya Maguwoharjo dan selanjutnya dimakamkan di pemakaman kampung setempat. Lokasi yang sama tempat putra mendiang dimakamkan.
"Disemayamkannya di rumah dan dimakamkan di makam kampung. Karena di sebelahnya ada makam putranya," tuturnya.
"Walaupun diberi kesempatan untuk prosesi [penghormatan terakhir], cuma karena ini permintaan keluarga jadi kita menghormati keluarga," tandas Sumaryono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI