Lewat Manajemen Talenta, Ahmad Luthfi: Tak Ada Jasa Titip dalam Pengisian Jabatan
penempatan pejabat dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.
Suasana bedah buku di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap yang diselenggarakan DPAD DIY pada Selasa (19/3/2024)./ Harian Jogja - Triyo Handoko
KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY kembali menggelar agenda bedah buku di Bumi Binangun, Selasa (20/3). Kali ini, kegiatan literasi untuk masyarakat digelar di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, dan diikuti puluhan warga setempat. Buku berjudul 200 Tips Ibu Smart Anak Sehat dibedah bersama oleh sejumlah narasumber dan masyarakat yang hadir di Balai Kalurahan Hargowilis.
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY, Zulfa Kurniawan menjelaskan kegiatan rutin ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat di Bumi Mataram. Meski DIY menempati peringkat pertama nasional dalam tingkat literasi, namun menurut Zulfa, masyarakat DIY harus terus didorong untuk membudayakan kegiatan membaca.
"Upaya ini untuk menstimulasi minat baca masyarakat. Melalui bedah buku ini kami berharap masyarakat semakin rajin membaca, sekaligus menjadikan buku sebagai referensi dan pegangan utama dalam penyelesaian segala persoalan," katanya di Kalurahan Hargowilis, Selasa.
Zulfa menyebut dalam setiap agenda bedah buku yang diselenggarakan, DPAD DIY selalu memberikan buku yang dibahas secara gratis kepada peserta. "Kami juga membawa penulis buku tersebut agar masyarakat bisa berinteraksi langsung, kegiatan ini juga didukung DPRD DIY yang selalu mendampingi kegiatan ini," ujarnya.
BACA JUGA: BEDAH BUKU DPAD DIY Warga Harus Tingkatkan Pengetahuan tentang Pengelolaan Sampah
Gelaran bedah buku di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, juga dihadiri anggota Komisi D DPRD DIY, Ika Damayanti Fatma Negara. "Literasi jadi kunci pembangunan sumber daya manusia, sehingga mesti disukseskan bersama," katanya.
Ika yang juga warga Bumi Binangun ini menjelaskan, melalui pengetahuan yang didapat dari membaca, maka masyarakat memiliki banyak referensi. "Referensi yang ada ini bisa menjadi panduan untuk keseharian, seperti pola pengasuhan anak seperti yang dibahas dalam buku ini," tuturnya.
Perempuan yang juga menulis kata pengantar untuk buku berjudul 200 Tips Ibu Smart Anak Sehat ini menjelaskan pengasuhan anak menjadi tanggung jawab bersama. "Tidak hanya perempuan, laki-laki atau bapak harus tahu karena mengasuh anak adalah tanggung jawab bersama," katanya.
Melalui pengasuhan yang baik, maka berbagai masalah dan tantangan yang ada dapat diantisipasi, seperti masalah stunting, kenakalan remaja, hingga pendidikan anak. "Masalah-masalah ini perlu diatasi bersama, punya referensi dengan membangun budaya literasi jadi satu langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
penempatan pejabat dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.