148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul mengklaim sudah ada 8.339 hektar lahan sawah yang telah memanen padi hingga pertengahan Maret 2024 ini. Panen tersebut tersebar di 18 kapanewon/kecamatan.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan dari 18 kapanewon, Semin menjadi wilayah dengan lahan sawah terluas yang telah dipanen mencapai 2.420 hektar (ha).
BACA JUGA : Kejar Panen 3 Kali Setahun, Petani di Prambanan Mulai Tanam Musim Kedua
Setelah Semin disusul Kapanewon Saptosari dengan 2.360 hektar, lalu Ponjong 1.143 hektar, Purwosari 1086 ha, Panggang 723 ha, Tanjungsari 194 ha, Nglipar 180 ha, Patuk 130 ha, Ngawen 29 ha, Tepus 20 ha, Semanu 20 ha, Wonosari 15 ha, Karangmojo 10 ha, Playen 6 ha, Paliyan 3 ha, Rongkop 0 ha, Girisubo 0 ha, dan Gedangsari 0 ha.
Namun apabila menghitung dari Februari sampai Maret 2024 sudah ada total lahan sawah seluas 9.460 ha yang dipanen. Pada Februari 2024 ada 1.121 ha dan Maret ada 8.339 ha. “Kami masih akan terus panen sampai dengan April 2024,” kata Raharjo dihubungi, Selasa (26/3).
Adapun harga beras di tingkat pengilingan menyentuh Rp15.000 per kilogram (kg). Menurut Raharjo harga ini masih tergolong tinggi. Harga normal tingkat penggilingan setidaknya Rp11.000 sampai Rp12.000.
Sub Koordinator Substansi Produksi Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Danang Sutopo mengatakan pihaknya baru mendapat laporan hasil ubinan panen padi pada akhir Maret 2024. Terangnya sudah ada 9.460 ha lahan sawah dipanen. Apabila per ha dapat menghasilkan 5 ton maka 47.300 ton gabah.
Danang menambahkan beberapa wilayah sudah mulai menanam, sedangkan beberapa yang lain masih menunggu panen. Musim kemarau panjang lalu menyebabkan musim tanam tiap wilayah berbeda-beda. “Panen dan tanam tidak serentak karena El-Nino kemarin. Kalau dulu serentak,” kata Danang.
BACA JUGA : Harga Gabah Turun tetapi Beras Masih Mahal, Begini Penjelasan Bapanas
Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan (Disdag) Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan bahwa harga beras di tingkat pasar cenderung tetap. Sampling harga dilakukan di Pasar Argosari, Playen, dan Semanu dari Sabtu (16/3/2024) sampai Kamis (21/3/2024).
Harga beras IR I konstan di angka Rp17.000. Harga tersebut turun pada Kamis (21/3) menjadi Rp16.500. Kemudian harga beras IR II juga konstan di angka Rp16.000. Harga tersebut juga turun pada Kamis (21/3) menjadi Rp15.500.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.