MacSync Menyusup ke Mac, Begini Modus Malware Curi Data
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Ilustrasi daging - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul menggencarkan pemeriksaan daging sapi, kambing, domba hingga daging ayam yang dijual dan disembelih di wilayahnya.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mewasapadai adanya peredaran daging yang tak layak dikonsumsi dan juga daging sapi glongggongan jelang Lebaran 2024.
“Kami intensifkan pengecekan di pasar tradisional dan juga rumah potong hewan di wilayah kami menjelang Lebaran. Kami ambil sampel daging yang ada dan ini dilakukan karena kami ingin memastikan jika daging yang dijual higienis dan layak dikonsumsi,” kata Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo, Senin (1/4/2024).
Diakui Joko, menjelang Lebaran, ada peningkatan permintaan terhadap berbagai jenis daging baik dipasaran maupun rumah potong hewan. Kondisi ini, dimungkinkan akan dimanfaarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dengan jalan menjual daging yang kualitasnya tidak baik.
“Itu gunanya kami turun ke pasar-pasar tradisional. Jika petugas mendapatkan daging tidak sehat dan tak layak dikonsumsi maka mereka akan meminta untuk menyimpan daging tersebut. Selain itu, petugas akan membina pedagang agar
BACA JUGA: Jogja Bebas Daging Glonggongan, Pedagang Sudah Tahu Dampaknya
tidak menjual lagi daging yang tidak layak untuk dikonsumsi,” papar Joko.
Selain itu, Joko mengaku telah meminta petugas dan pedagang mewaspadai peredaran daging sapi gelonggongan. Meskipun, sampai kini, kata Joko berdasarkan pengecekan di lapangan, belum ada indikasi peredaran daging sapi gelonggongan di Bumi Projotamansari.
“Karena petugas kan juga mengawasi penyembelihan ternak sapi di lokasi penyembelihan ternak sapi," jelasnya.
Sementara untuk daging kambing dan domba, Joko mengaku pihaknya telah melakukan pemantauan penyembelihan domba atau kambing di kawasan Jejeran, Pleret. “Hasilnya, kami pastikan kambing atau domba yang dipotong bebas dari penyakit antraks. Masyarakat jangan khawatir,” jelas Joko.
Disisi lain, Pemkab Bantul terus melakukan upaya untuk menekan harga beras di pasaran dengan menggelar pasar murah jelang Lebaran.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pihaknya ingin agar harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran dapat dijangkau oleh masyarakat. “Untuk itu kami terus gelar pasar murah, untuk menekan harga juga mencegah tingginya inflasi di Bantul,” ucap Bupati Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.