500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menggelar pemantauan dan memastikan daging sapi yang beredar di pasar rakyat aman, sehat, dan layak dikonsumsi menjelang libur akhir tahun.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPP Kota Jogja, Ashardini Eka Setianingsih, menuturkan pemantauan peredaran daging sapi dilakukan di sejumlah pasar rakyat, antara lain Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Sentul, dan Pasar Kotagede. Dari hasil pemeriksaan tersebut, DPP Kota Jogja memastikan kondisi daging sapi yang beredar di Kota Jogja layak dikonsumsi.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi daging gelonggongan, dan kualitas daging yang dijual di pasar-pasar tersebut secara umum bagus,” katanya, Jumat (19/12/2025).
Dalam pemantauan tersebut, petugas memeriksa aspek lalu lintas, perizinan, dan kualitas daging sapi yang beredar di pasar rakyat Kota Jogja. Pihaknya juga melakukan pengecekan kelengkapan administrasi pedagang, antara lain dokumen lalu lintas daging sapi.
“Daging sapi yang beredar harus berasal dari rumah pemotongan hewan [RPH] yang telah tersertifikasi dan memiliki Nomor Kontrol Veteriner [NKV],” katanya.
Menurutnya, kelengkapan sertifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan daging sapi dipotong sesuai standar baku yang telah ditetapkan. Dengan standar tersebut, keamanan dan kualitas daging sapi yang beredar dapat terjamin.
“Pada pemeriksaan ini kami fokus pada daging sapi, mulai dari asal-usul daging, kelengkapan administrasi, kualitas, hingga mutunya. Kami ingin memastikan daging sapi yang beredar di Kota Jogja benar-benar aman dan layak konsumsi,” katanya.
Selain aspek administrasi, petugas juga memeriksa mutu daging sapi yang dijual untuk memastikan kondisinya segar, aman dikonsumsi, dan bukan daging gelonggongan. Penggilingan daging sapi turut diperiksa untuk memastikan tidak ada campuran daging lain, terutama daging nonhalal.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan daging sapi yang digiling tidak ditemukan campuran daging lain,” katanya.
Meski demikian, DPP Kota Jogja masih menemukan sejumlah pedagang yang belum melengkapi dokumen administrasi penjualan daging sapi. Pedagang diminta segera melengkapi dokumen tersebut agar peredaran daging sapi di pasar rakyat tetap sesuai standar keamanan pangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.