182 Aduan Kekerasan Anak di Jogja, UPT PPA Lakukan Pendampingan
182 aduan kekerasan anak di Jogja ditangani UPT PPA, puluhan orang tua mulai tempuh jalur hukum dan dapat pendampingan.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pergerakan wisata Jogja pada April 2026 menembus angka 1 juta kunjungan, menandai tren positif sektor pariwisata Kota Jogja. Kawasan Malioboro masih menjadi destinasi favorit wisatawan sepanjang periode tersebut.
Data Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menunjukkan total pergerakan wisatawan mencapai 1.023.494 orang. Dari jumlah itu, wisatawan nusantara mendominasi dengan 1.015.131 kunjungan, sementara wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 8.363 orang.
Kepala Dinpar Kota Jogja, Lucia Daning, mengungkapkan capaian ini didorong oleh momentum libur panjang yang terjadi sepanjang April 2026. Kondisi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas pariwisata di berbagai destinasi unggulan.
“Pergerakan wisatawan pada April 2026 mencapai lebih dari satu juta kunjungan, dengan dominasi wisatawan domestik,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Selain lonjakan jumlah kunjungan, tingkat belanja wisatawan juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Rata-rata pengeluaran wisatawan selama April 2026 mencapai Rp2.214.285, dengan lama tinggal (length of stay/LoS) sebesar 1,72 hari.
Lonjakan kunjungan paling terasa terjadi saat periode libur Paskah, di mana pergerakan wisatawan meningkat sekitar 20–23 persen dibandingkan hari biasa. Kenaikan ini turut mendorong geliat ekonomi pariwisata di berbagai titik destinasi di Kota Jogja.
“Pada periode long weekend juga terlihat adanya peningkatan kunjungan wisatawan, terutama di kawasan destinasi utama seperti Malioboro,” jelasnya.
Menurut Lucia, kawasan Malioboro hampir selalu menjadi magnet utama wisatawan setiap momentum liburan. Tingginya minat kunjungan ini mendorong Pemerintah Kota Jogja untuk terus menjaga kualitas destinasi sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Upaya tersebut dilakukan agar tren positif pergerakan wisata Jogja tetap terjaga, terutama dalam menghadapi potensi lonjakan kunjungan pada bulan berikutnya.
Ia berharap kunjungan wisata Jogja pada Mei 2026 dapat melampaui capaian April, seiring adanya sejumlah long weekend, termasuk libur Hari Buruh. Hingga kini, data pergerakan wisatawan pada awal Mei masih dalam proses rekapitulasi.
“Untuk pergerakan wisatawan selama long weekend ini belum didapat datanya,” katanya.
Meski demikian, dengan adanya beberapa periode libur panjang pada Mei 2026, pergerakan wisata Jogja diperkirakan tetap meningkat, terutama di destinasi favorit seperti Malioboro yang konsisten menjadi pusat aktivitas wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
182 aduan kekerasan anak di Jogja ditangani UPT PPA, puluhan orang tua mulai tempuh jalur hukum dan dapat pendampingan.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.
Ramalan zodiak Jumat 15 Mei 2026 memprediksi soal asmara, keuangan, kesehatan, dan pekerjaan setiap zodiak.
Timnas Indonesia mempercepat naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk menghadapi Piala Asia 2027.
Indonesia tinggal menyisakan Leo/Daniel dan Hira/Jani di perempat final Thailand Open 2026. Simak jadwal lengkapnya di Bangkok.