Masih Ada 900 Antrean PBG, Pemkot Jogja Targetkan Tuntas Segera
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan penyelesaian sekitar 900 berkas permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang hingga kini masih mengantre. Pemkot
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pergerakan wisata Jogja pada April 2026 menembus angka 1 juta kunjungan, menandai tren positif sektor pariwisata Kota Jogja. Kawasan Malioboro masih menjadi destinasi favorit wisatawan sepanjang periode tersebut.
Data Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menunjukkan total pergerakan wisatawan mencapai 1.023.494 orang. Dari jumlah itu, wisatawan nusantara mendominasi dengan 1.015.131 kunjungan, sementara wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 8.363 orang.
Kepala Dinpar Kota Jogja, Lucia Daning, mengungkapkan capaian ini didorong oleh momentum libur panjang yang terjadi sepanjang April 2026. Kondisi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas pariwisata di berbagai destinasi unggulan.
“Pergerakan wisatawan pada April 2026 mencapai lebih dari satu juta kunjungan, dengan dominasi wisatawan domestik,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Selain lonjakan jumlah kunjungan, tingkat belanja wisatawan juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Rata-rata pengeluaran wisatawan selama April 2026 mencapai Rp2.214.285, dengan lama tinggal (length of stay/LoS) sebesar 1,72 hari.
Lonjakan kunjungan paling terasa terjadi saat periode libur Paskah, di mana pergerakan wisatawan meningkat sekitar 20–23 persen dibandingkan hari biasa. Kenaikan ini turut mendorong geliat ekonomi pariwisata di berbagai titik destinasi di Kota Jogja.
“Pada periode long weekend juga terlihat adanya peningkatan kunjungan wisatawan, terutama di kawasan destinasi utama seperti Malioboro,” jelasnya.
Menurut Lucia, kawasan Malioboro hampir selalu menjadi magnet utama wisatawan setiap momentum liburan. Tingginya minat kunjungan ini mendorong Pemerintah Kota Jogja untuk terus menjaga kualitas destinasi sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Upaya tersebut dilakukan agar tren positif pergerakan wisata Jogja tetap terjaga, terutama dalam menghadapi potensi lonjakan kunjungan pada bulan berikutnya.
Ia berharap kunjungan wisata Jogja pada Mei 2026 dapat melampaui capaian April, seiring adanya sejumlah long weekend, termasuk libur Hari Buruh. Hingga kini, data pergerakan wisatawan pada awal Mei masih dalam proses rekapitulasi.
“Untuk pergerakan wisatawan selama long weekend ini belum didapat datanya,” katanya.
Meski demikian, dengan adanya beberapa periode libur panjang pada Mei 2026, pergerakan wisata Jogja diperkirakan tetap meningkat, terutama di destinasi favorit seperti Malioboro yang konsisten menjadi pusat aktivitas wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan penyelesaian sekitar 900 berkas permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang hingga kini masih mengantre. Pemkot
Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum mengungsi ke Tanah Merah setelah gangguan keamanan dan dugaan aksi KKB di Boven Digoel.
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 8 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 14 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Kebocoran pipa gas Pertamina EP di Babelan, Bekasi, berhasil ditangani kurang dari 90 menit. Aliran gas dihentikan untuk cegah risiko lanjutan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 8 Juni 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Cek jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis memperkuat kolaborasi riset melalui skema pendanaan bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.