Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi gigitan anjing./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kasus perdagangan daging anjing masih terjadi di DIY. Sayangnya, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk menindaknya. Kecilnya kasus dan dampak yang ditimbulkan menjadi alasan belum adanya regulasi mengenai isu ini.
Kepala Satpol PP DIY, Bagas Senoadji, menjelaskan perdagangan daging anjing di DIY belum diatur oleh Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, belum adanya regulasi ini dikarenakan kasus perdagangan daging anjing yang masih sedikit dan dampaknya pada kesehatan yang belum terbukti.
“Biasanya Perda berkaitan dengan pelarangan penjualan daging apa sesuatu itu kan berkaitan dengan efek yang akan ditimbulkannya, sehingga akhirnya dikeluarkanlah Perda. Nah, ini kan belum ada aturan yang mengatur itu, karena memang itu kan masih minor,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Menurutnya, tidak banyak yang mengonsumsi daging anjing di DIY, ditambah peredarannya juga masih terbatas. Efek negatif yang ditimbulkan juga belum terlihat, berbeda halnya dengan minuman beralkohol (mihol) yang efek negatifnya terlihat.
“Saya ambil contoh mihol ya, itu karena memang ada dampak negatifnya. Sehingga memang itu ada suatu peraturan yang mengatur untuk peredaran dari mihol tersebut. Ya kemarin saya sudah konfirmasi ke jajaran di kabupaten/kota, memang itu belum ada aturannya,” paparnya.
Pemda DIY sebenarnya sudah memiliki Surat Edaran (SE) Gubernur DIY Nomor 510/13896 tentang Pengendalian Peredaran/Perdagangan Daging Anjing dan Hewan Penular Rabies Lainnya. Namun, SE ini sifatnya hanya imbauan kepada masyarakat, tidak ada ketegasan larangan dan sanksi.
“Berkaitan dengan SE kan itu imbauan, dan itu kan hanya mengimbau saja. Kita kalau melakukan penegakan hukum, itu kan kita harus berpayung kepada aturan. Dasarnya kita melakukan penegakan hukum apa,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perdagangan daging anjing terungkap di wilayah Bambanglipuro, Bantul, beberapa waktu lalu. Kasus ini terungkap setelah video yang memperlihatkan beberapa anjing dijual beredar di media sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Nasib 5 pembalap MotoGP 2027 masih tanda tanya. Binder dan Morbidelli dikaitkan dengan WSBK, Miller pasti pergi, Rins cari jalan, Viñales paling galau. Simak se
Studi terbaru mengungkap mahasiswa yang kecanduan judi online memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga munculnya keinginan bunuh diri.
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari Pemkab Kuansing ke Kementerian Kehutanan dan proses pengembaliannya dalam kasus Kuansing.
Jadwal bola malam ini Sabtu 15 Agustus 2026 hingga Minggu dini hari menghadirkan Persib vs Sabah, Singapura vs Thailand, dan Manchester United vs AC Milan.
Sepanjang 2026, dunia telah diguncang 11 gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 atau lebih. Indonesia tercatat mengalami tiga gempa besar, termasuk gempa M7,7 di Fl