Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Ilustrasi petasan./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja tengah mencari kelompok pengendara yang berkendara dengan menyalakan petasan di simpang pabrik SGM, Umbulharjo. Mereka menyalakan petasan itu pada Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 22.00 WIB.
Penyalaan petasan itu sebelumnya sempat viral di media sosial. Bahkan, ini bukan kali pertama terjadi. Peristiwa yang sama sebelumnya juga terjadi di titik lokasi berbeda. Kejadian tersebut dinilai meresahkan dan membahayakan keselamatan para pengendara jalan.
Kasatlantas Polresta Jogja, AKP Maryanto menuturkan rombongan konvoi itu terdiri dari sekitar 15 kendaraan. Selain menyalakan petasan, rombongan juga melanggar aturan lalu lintas yang lain.
"Tadi malam ada yang naik motor sambil jalan menyalakan kembang api, jalannya juga mengganggu kenyamaan orang lain, melanggar marka, lampu traffic, dan sebagainya," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (1/4/2024).
Maryanto menyebut, jika nantinya seusai dilakukan pencarian rombongan konvoi diketahui identitasnya, pihaknya akan memberlakukan tilang.
BACA JUGA: Puluhan Kilogram Bahan Baku Petasan Disita Polres Bantul
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi, Polresta Jogja kembali gencar melakukan patroli. Dilakukan pada sore, malam, hingga subuh dini hari secara rutin dan berskala besar.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tak menyalakan petasan saat Ramadan. Sebab, dikhawatirkan justru akan menimbulkan suasana yang gaduh.
"Kami mengimbau kepada anak-anak untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan di jalan raya. Baik keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Tolong untuk dipatuhi tentang ketertiban berlalu lintas," imbaunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.