SIM Keliling Kota Jogja: Hari Ini Tetap di Satpas, MPP dan Alkid
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul akan membuka 800 orang formasi calon pegawai sipil negara (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada tahun ini. Dari 800 formasi itu, kebutuhan paling banyak untuk tenaga teknis.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan 800 formasi tersebut terdiri atas 114 orang CPNS (10 tenaga kesehatan dan 104 tenaga teknis) dan 686 orang PPPK (224 tenaga guru, 150 tenaga kesehatan, dan 312 tenaga teknis).
Bupati Halim memaparkan salah satu alasan kenapa pihaknya paling banyak membuka formasi untuk tenaga teknis karena kebutuhan akan tenaga teknis di lingkungan Pemkab Bantul cukup tinggi.
“Ya, kan OPD yang mengampu kebutuhan tenaga teknis itu di kita lebih banyak. Berbeda dengan guru yang hanya ada di Disdikpora, kesehatan di Dinas Kesehatan. Jadi ya wajar kalau kebutuhan untuk tenaga teknis lebih banyak,” kata Halim, Selasa (2/4/2024).
Di sisi lain, diakui Halim, pembukaan formasi CPNS dan PPPK di lingkungan Pemkab Bantul itu masih belum memenuhi kebutuhan pegawai.
Setidaknya dibutuhkan 9.000 ASN dan PPPK untuk lingkungan Pemkab Bantul. Sedangkan saat ini jumlah ASN dan PPK hanya 7.800 orang. Namun, kuota penerimaan untuk formasi untuk CPNS dan PPPK dari pemerintah pusat pada tahun 2024 adalah 800 orang. “Karena kan kuota ASN berupa CPNS ataupun PPPK itu kan memang dirancang terus menurun. Karena mungkin penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik itu nantinya harus bertransformasi digital," kata Halim.
BACA JUGA: Ratusan PPPK di Kabupaten Sleman Dilantik
Selain itu, Halim menyatakan jika ke depan, kebutuhan formasi CPNS dan PPPK Kabupaten Bantul harus disingkronkan dengan norma penganggaran belanja pegawai. Adapun, kebutuhan gaji, tunjangan dan lain sebagainya tidak boleh lebih dari 30% APBD. “Karena kan 70 persen APBD diharapkan dirasakan oleh masyarakat dengan wujud kemajuan-kemajuan daerah baik fisik maupun nonfisik," kata Halim.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Isa Budi Hartomo menambahkan pihaknya masih menunggu arahan dari Pusat terkait dengan teknis jumlah gelombang penerimaan CPNS dan PPPK di Bantul. Begitu juga dengan dan pelaksanaan pembukaan. “Karena kami hanya bisa memberikan masukan dan rinciannya. Memang ada rencana awal 3 periode gelombang penerimaan, tapi secara jelasnya kami masih menunggu dari pemerintah pusat,” ucap Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te