Kapolri Bantah Kasus Penyadapan Ilegal Terkait Persaingan Internal Polri
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
Ilustrasi Kamera CCTV Electonic Traffic Law Enforcement (ETLE). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Puluhan circuit closed-television (CCTV) dipasang Polda DIY untuk dilengkapi perangkat penghitung kendaraan dan orang di sejumlah titik di provinsi ini jelang arus mudik Lebaran 2024.
Kapolda DIY Irjen Pol. Suwondo Nainggolan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin, mengatakan puluhan CCTV tersebut merupakan hasil kerja sama Polri bersama Pemda DIY dalam program Smart City berbasis keselamatan berlalu lintas.
"Ada 22 titik yang akan dipasangkan CCTV kamera yang bisa menghitung jumlah kendaraan dan 21 titik yang bisa menghitung jumlah orang," ujar Suwondo, Senin (1/3/2024).
Menurut Suwondo, hasil penghitungan kendaraan maupun orang dengan teknologi itu akan digunakan sebagai basis data pelaksanaan rekayasa lalu lintas. "(Penghitungan) jumlah orang ini penting ketika mereka keluar dari dalam gedung atau keluar tempat-tempat wisata, kemacetan apa yang akan ditimbulkan dan sebagainya," ucap dia.
BACA JUGA: Duh! Pemkab Gunungkidul Sebut 166 Perusahaan Belum Memastikan Pembayaran THR
Rekayasa lalu lintas, ujar Suwondo, akan diberlakukan pada jalur dan waktu tertentu menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dia mencontohkan saat arus kendaraan yang memasuki DIY dinilai cukup besar maka rekayasa lalu lintas bakal diberlakukan di pintu-pintu masuk provinsi ini baik dari arah timur, selatan, maupun utara.
"Kemudian juga ketika malam takbiran akan ada rekayasa lalu lintas sendiri, Shalat Ied akan ada rekayasa lalu lintas sendiri jadi orientasinya bersifat sangat dinamis," kata dia.
Berbeda dengan wilayah lain, menurut Suwondo, seperti tahun-tahun sebelumnya akan ada tiga fase puncak lalu lintas di DIY pada Lebaran 2024, yakni saat arus mudik, arus wisatawan masuk DIY, dan arus balik. Kementerian Perhubungan memproyeksikan ada sebanyak 193,6 juta orang atau 71,7% dari total penduduk melakukan perjalanan mudik.
Dari jumlah itu, 6% atau 11,7 juta orang di antaranya diprediksi bakal mengunjungi DIY selama periode Lebaran 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
Bakom RI menanggapi dugaan penyadapan Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh nasional. Pemerintah menegaskan akan melawan tindakan makar.
Indef mengidentifikasi empat penyebab harga beras medium masih di atas HET meski stok Bulog mencapai 4,59 juta ton.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Samin Tan didakwa melakukan pencucian uang Rp18,1 triliun dari penjualan batu bara PT AKT yang diduga berasal dari pertambangan ilegal.
OJK meminta perbankan memeriksa dan/atau memblokir 39.923 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online.