Antisipasi Penumpukan Sampah saat Libur Lebaran 2024, Bantul Optimalkan Petugas Kebersihan

Jumali
Jumali Jum'at, 05 April 2024 12:37 WIB
Antisipasi Penumpukan Sampah saat Libur Lebaran 2024, Bantul Optimalkan Petugas Kebersihan

Foto ilustrasi sampah di Pantai. /Dok-Harian Jogja.

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 300 personel pembersih sampah telah disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul untuk mengatasi adanya penumpukan sampah selama libur cuti dan saat Lebaran 2024. DLH juga bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Bantul untuk mengoptimalkan pembersihan sampah di objek wisata.

Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan 300 personel itu akan bertugas untuk membersihkan sampah di beberapa titik, utamanya daerah suburban, seperti Kapanewon Banguntapan, Kasihan dan Sewon. Selain itu, petugas juga disiagakan untuk membersihkan sampah di beberapa objek wisata.

“Khusus untuk objek wisata, kami bekerja sama dengan petugas pembersihan dari Dinas Pariwisata,” kata Bambang, Jumat (5/4/2024).

Menurut Bambang, untuk kawasan suburban, pihaknya memastikan pembersihan sampah tidak akan ada kendala. Sebab, meski ada libur cuti dan Lebaran 2024, ada petugas piket yang tetap bekerja dan melakukan pembersihan sampah.

Begitu juga dengan lokasi tanah lapang untuk Salat Idulfitri, yahg kemungkinan berpotensi menimbulkan tumpukan sampah, Bambang mengaku hal itu sudah diantisipasi. “Nanti petugas akan menanganinya. Ada petugas piket yang tetap bekerja saat libur dan hari raya,” papar Bambang.

Meski tidak menyebut secara detail perkiraan penambahan sampah saat libur Lebaran 2024, namun Bambang memperkirakan untuk Pantai Parangtritis yang memiliki luas sekitar 9,93 hektare,  potensi timbulan sampah yang dihasilkan sekitar 46,92  kilogram per hektare per hari atau dengan kata lain sekitar 466,09 kilogram per hari.

Jumlah itu dipastikan naik empat kali lipat saat libur Lebaran 2024. Oleh karena itu, Bambang berharap agar selalu menaati aturan membuang sampah ditempatnya dan tidak menbuangnya di sembarang tempat.

“Jadi kemungkinan ada sekitar 2 ton sampah per hari di tempat itu. Untuk itu kami kerja sama dengan petugas yang ada untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang ada,” katanya.

Plt, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengimbau kepada  wisatawan untuk menimimalisasi  penggunaan produk yang dapat menimbulkan sampah. Selain itu, pengunjung juga diminta untuk mengoptimalkan fasilitas tempat sampah yang ada di tempat wisata.

"Sehingga ini akan mempermudah petugas untuk melakukan pembersihan sampah,” ucap Kwintarto.

Terkait dengan petugas kebersihan disiagakan saat libur Lebaran, Kwintarto menyebutkan sedikitnya 32 petugas kebersihan di sepanjang objek wisata pantai selatan Bantul siap untuk membersihkan sampah di kawasan tersebut. Kendati, diakui oleh Kwintarto, dari jumlah tersebut ada beberapa yang ikut bertugas membantu menarik retribusi. “Jadi kalaupun dia ikut bertugas menarik retribusi, malamnya tetap ikut bersih-bersih,” kata Kwintarto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online