PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Pelaksanaan vaksinasi difteri di Balai Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. Sabtu (6/4/2024). Harian Jogja/David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman bergerak cepat dengan menjalankan program imunisasi tambahan untuk mencegah penyebaran penyakit difteri di Tamanmartani, Kalasan. Total lebih dari 3450 anak yang mendapatkan imunisasi ini.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, kasus difteri sudah ditemukan di Sleman, yakni di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. Total ada tiga anak yang teridentifikasi yang terjangkit penyakit ini.
“Berdasarkan penelusuran, satu anak memiliki Riwayat bepergian ke wilayah Jawa Tengah, satu anak merupakan santri pondok pesantren di Jawa Timur dan satunya merupakan asli di Tamanmartani,” kata Cahya di sela-sela vaksinasi difteri di Balai Kalurahan Tamanmartani, Sabtu (6/4/2024).
Untuk kasus, ia mengakui ketiga pasien sudah dinyatakan sembuh. Kepada Masyarakat, Cahya meminta agar tidak khawatir dikarenakan penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi.
“Makanya dilakukan program imunisasi tambahan difteri bagi anak di Tamanmartani. Tujuannya untuk mengurangi risiko penyebaran. Apalagi saat Lebaran banyak warga luar daerah berdatangan,” kata Cahya.
Dia menjelaskan, vaksinasi diberikan untuk anak dengan rentang usia dua bulan hingga 15 tahun. Bagi bayi berusia 2-18 bulan ada 600 anak divaksin menggunakan pentabio. Anak-anak berusia 5-7 tahun sebanyak 800 anak divaksin menggunakan DT dan anak-anak berusia 8-15 tahun sebanyak 2.500 anak divaksin menggunakan jenis Td.
“Total ada 3.450 anak yang menjadi sasaran vaksin. Tapi, harapannya bisa menyasar lebih banyak lagi sehingga pencegahan dioptimalkan,” katanya.
BACA JUGA: Imunisasi DPT Lengkap Cara Ampuh untuk Mitigasi Difteri
Cahya menambahkan, sesuai dengan prosedur pencegahan difteri, vaksinasi diberikan sebanyak tiga kali. Setelah vaksinasi pertama, retang satu bulan diberikan vaksin kedua.
“Untuk kedua dilaksanakan Mei mendatang. Sedangkan ketiga diberikan rentang waktu enam bulan sehingga pelaksanannya di Bulan Oktober,” katanya.
Kamituwo Tamanmartani, Awan Paradhais P mendukung penuh upaya pencegahan penyakit difteri dengan program imunisasi. Menurut dia, antusiasme dari warga sangat tinggi dikarenakan di tiga lokasi pelaksanaan dipadati oleh peserta.
“Selain di Balai Kalurahan Tamanmartani [sektor tengah], vaksinasi juga dilaksanakan di SMKN 1 Kalasan [sektor selatan] dan Balai Padukuhan Cageran [sektor utara],” kata Awan.
Dia berharap program ini bisa menghentikan laju penularan difteri yang sempat ditemukan di Tamanmartani. “Persiapan hanya sekitar satu minggu, tapi antusiasme yang ikut vaksin sangat tinggi. Mudah-mudahan dengan vaksinasi penularan dapat dicegah dan pelaksanaan Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren