Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana ramai hotel Morazen Yogyakarta yang sebelumnya bernama Grand Dafam Signature YIA saat Ramadan ini.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Okupansi atau tingkat hunian hotel di Bumi Binangun meningkat selama libur Lebaran 2024 ini dibanding 2023 silam. Peningkatan okupansi sekitar 30% dibanding masa yang sama tahun lalu.
Salah satu hotel yang okupansinya melejit naik adalah Morazen Yogyakarta yang jaraknya tak ada dua kilometer dari Bandara YIA. Puncak okupansi hotel yang sebelumnya bernama Grand Dafam Signature YIA ini terjadi pada 15 April mendatang dengan tingkat sekitar 90%.
Meningkatnya okupansi Morazen Yogyakarta itu dimulai pada Selasa (8/4/2024) besok dimana persentasenya sekitar 70% yang sudah dipesan sejak pertengahan Ramadan ini. "Meningkatnya mulai besok sekitar okupanisnya sekitar 60%, besok 70% lalu bertahap terus naik sampai 15 April nanti," jelas Branding & Marketing Manager Morazen Yogyakarta, Fengki Fauzi pada Senin (8/4/2024).
Fengki menjelaskan meningkatanya okupansi selaras dengan tingginya minat masyarakat mengikuti berbagai program hotelnya. "Seperti program buka puasa kemarin itu juga meningkat sekali dibanding tahun lalu yang hanya 4.000 orang, Ramadan tahun ini sudah mencapai 9.000 orang yang mengikuti," ujarnya.
Tak hanya program buka puasa, jelas Fengki, program lain yaitu syawalan di Morazen Yogyakarta juga meningkat drastis permintaanya. "Sudah ada yang memesan itu sekitar 600 orang, prediksi kami akan terus meningkat untuk yang booking syawalan ini," terangnya.
Berbagai langkah dilakukan Morazen Yogyakarta untuk memaksimalkan layanan selama melejitnya okupansi ini dengan menambah karyawan, memastikan bahan makanan segar, hingga menata lokasi parkir agar makin luas dan nyaman. "Kami jamin layanan kami akan maksimal, penambahan karyawan sudah dilakukan agar semuanya terlayani, hidangan di restoran kami juga dijamin segar dan fresh, tempat parkir juga mencukupi dan nyaman," pungkasnya.
Melejitnya okupansi hotel di Bumi Binangun ini juga dikonfirmasi oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kulonprogo. Prakiraan PHRI Kulonprogo okupansi hotel akan menyentuh 95% pada puncak libur Lebaran.
"Koordinasi dengan berbagai anggota diprakirakan dari mereka juga, terutama dari trne pemesanan ini okupansi naik jadi 95% pada Lebaran ini," kata Ketua PHRI Kulonprogo, Mantoyo pada Senin siang.
Mantoyo menjelaskan sebab utama naiknya okupansi karena momen libur Lebaran yang lebih panjang. "Selain itu masa sebelum ini juga low seasons jadi ada gairah dari masyarakat untuk berwisata selama libur ini," ujarnya.
Tingkat pemesanan restoran juga akan meningkat selama libur Lebaran di Bumi Binangun. "Restoran juga naik, tapi setelah Lebaran kalau puasa dan mendekat Lebaran ini masih stagnan, akan naik setelah lebaran," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw