Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PDI Perjuangan Sleman bersiap membuka pendaftaran bakal calon bupati Sleman untuk maju di Pilkada 2024. Penjaringan ini ditargetkan mulai dibuka pekan depan dengan memprioritaskan kader internal partai.
Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto mengungkapkan jika pihaknya baru akan menggelar rapat internal terkait agenda penjaringan bakal calon bupati Sleman. Setelah rapat digelar, penjaringan bakal calon bupati Sleman akan dibuka secara resmi.
Targetnya, pekan depan penjaringan bakal calon bupati Sleman bisa dibuka. "Targetnya seminggu lagi [dibuka]," kata dia, Selasa (16/4/2024).
Dari internal partai, belum ada nama-nama yang mengajukan diri lantaran penjaringan belum dibuka. Namun kader internal dari PDI Perjuangan akan diprioritaskan sesuai dengan instruksi yang ada. "Belum ada, kan memang belum membuka. Tapi mesti ada," kata Koeswanto.
"Karena pesan partai itu diprioritaskan kader," imbuhnya.
Prioritas ini sejalan dengan instruksi partai untuk mendorong kader internal partai PDIP maju dalam kontestasi Pilkada 2024. "Kalau instruksi partai kan kami dorong kader," tegasnya.
BACA JUGA: Pilkada Bantul 2024, Golkar Bakal Usung Abdul Halim Muslih sebagai Calon Bupati
Koeswanto punya pandangannya sendiri jika kader internal partai yang diajukan dalam kontestasi Pilkada. Salah satu kelebihannya, pihaknya sudah mengetahui karakter hingga latar belakang dari kader partai yang diusung. "Kalau kader paling tidak kita sudah tahu latar belakangnya, karakternya," tandasnya.
Nama-nama yang terjaring dalam pendaftaran akan diteruskan ke DPP PDIP. Koeswanto menegaskan tugas DPC hanya menjaring, sementara yang menentukan siapa calon yang bakal diusung sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
"Kami tidak akan menyeleksi, cuma yang namanya menjaring itu apapun dapatnya kami bungkus. Kami bungkus, kami kirim ke DPP lewat DPD, itu ketentuan yang sudah berjalan seperti itu," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.