Belum Ada Kasus Influenza Tipe A di Jogja, Puskesmas Diminta Tetap Waspada
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Jajaran Polres Bantul saat mengatur arus lalu lintas dalam Operasi Ketupat Progo 2023 yang berlangsung 18 April-1 Mei. Teguran kepada pengendara kendaraan bermotor meningkat tajam pada Operasi itu /Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Operasi Ketupat telah berakhir pada 16 April 2024 yang dilaksanakan sejak 4 April 2024 lalu. Di wilayah Kabupaten Bantul sendiri, Operasi Ketupat Progo 2024 secara umum dinyatakan kondusif, baik dari sisi arus lalu lintas maupun gangguan kamtibmas.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, mengatakan terkait dengan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) pada pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2024 Polres Bantul, terjadi penurunan pelanggaran yang cukup signifikan, yakni dari 5.689 pada tahun 2023 menjadi 680 kali di tahun 2024, atau turun 88 persen.
“Dengan rincian yakni teguran dari 5.676 pada tahun 2023 menjadi 585 kali di tahun 2024. Sementara sebanyak 95 pelanggar ditilang pada Operasi Ketupat 2024, atau mengalami kenaikan dibanding tahun 2023 yang hanya menilang 13 pelanggar,” papar Michael kepada wartawan, Rabu (17/4/2024).
Michael menuturkan, Polres Bantul juga mencatat terjadi sebanyak 70 peristiwa kecelakaan sepanjang Operasi Ketupat Progo 2024 digelar. Dari kejadian tersebut, 3 orang terkonfirmasi meninggal dunia.
“Data kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Progo 2024 digelar, tercatat sebanyak 70 kejadian dengan rincian, 3 orang meninggal dunia dan 82 orang luka ringan, dengan kerugian materil sebesar Rp 24.100.000,” terang Michael.
Baca Juga
Selama Operasi Ketupat 2024 Terjadi 66 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Bantul, Satu Meninggal Dunia
Tim Supervisi Operasi Ketupat 2024 Mabes Polri Sambangi Pospam di Bantul
Amankan Lebaran, Polres Bantul Gelar Operasi Ketupat Progo 2024
Sementara itu, kata Michael, situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 pada momen Lebaran secara umum dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. “Gangguan kamtibmas kriminalitas terjadi sebanyak 11 kasus,” ungkap dia.
Dalam kesempatan itu, Michael pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi masyarakat di Bantul yang telah berpartisipasi aktif pada momen perayaan Idulfitri 1445 H/2024 M sehingga dapat berjalan dengan baik.
“Dari data hasil operasi, secara umum situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bantul pada momen perayaan libur lebaran kali ini dapat berjalan dengan baik. Atas nama Pimpinan Polri kami ucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat serta stakeholder yang telah konsisten menjaga situasi ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Truk angkut listrik mulai digunakan di tambang. Infrastruktur energi, baterai, SDM, dan biaya operasi menjadi tantangan elektrifikasi.
Sebanyak 2.775 burung berbagai jenis tanpa dokumen karantina diamankan petugas di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.