Komunitas UMKM Berkontribusi Peningkatan Layanan Ekspedisi

Newswire
Newswire Rabu, 17 April 2024 23:07 WIB
Komunitas UMKM Berkontribusi Peningkatan Layanan Ekspedisi

Komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha. UMKM turut memberikan kontribusi melalui komunitasnya dalam meningkatkan ekspedisi seiring meningkatnya penjualan online. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha. UMKM turut memberikan kontribusi melalui komunitasnya dalam meningkatkan ekspedisi seiring meningkatnya penjualan online.

Komunitas UMKM sebagai seller biasanya menjalin kerja sama dalam layanan pengiriman dengan sejumlah ekspedisi. UMKM menjalin program kemitraan di bidang layanan logistik atau pengiriman barang tersebut. Hal ini untuk memudahkan dalam memberikan layanan penjualan yang saat ini pertumbuhan jual beli online terus meningkat.

BACA JUGA : Bergaya Skandinavia, Proyek Gedung Pusat UMKM Kulonprogo Rp9,2 Miliar Mulai Dilelang

"Kerja sama ini dalam bentuk penyelenggaraan event atau pelatihan tentang strategi peningkatan penjualan dan pengiriman bagi UMKM, bahkan berbagi insight bahkan feedback langsung dari komunitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengiriman," kata Network Management Manager J&T M. Said Abdullah, Rabu (17/4/2024).

Selain memberdayakan komunitas UMKM atau Seller yang menggunakan layanan pengiriman mereka. Komunitas tersebut antara lain seperti Komunitas Tangan Di Atas (TDA), komunitas seller UMKM, serta komunitas pelaku ekspor impor.

"Kerja sama ini berbentuk penyelenggaraan event atau pelatihan tentang strategi peningkatan penjualan dan pengiriman bagi mitra UMKM. Selain itu, para mitra bisa mendapatkan feedback tentang bagaimana meningkatkan kualitas layanan," ujarnya.

Pihaknya memberikan apresiasi penghargaan Best Service Outlet kepada 100 outlet terpilih berdasarkan penilaian pada aspek pelayanan mitra dalam proses pengiriman. Selain berdasarkan indikator penilaian, memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan kepada 100 outlet teladan. Ke depannya akan diterapkan juga kepada seluruh outlet yang berjumlah 3.337 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun, pelatihan ini digelar secara hybrid. Sebanyak 15 mitra perwakilan hadir secara luring dan 85 mitra mengikuti pelatihan secara daring. Tercatat 100 mitra terpilih pada penghargaan ini berasal dari Jabodetabek dan kota lain seperti Bandung, Bali, Semarang, Surabaya dan Jogja.

"Mereka dinilai berdasarkan serangkaian kegiatan pelatihan dan akumulasi empat indeks, persentase tingginya penjemputan paket tepat waktu, pengiriman paket tepat waktu dan rendahnya jumlah komplain dan tingginya kecepatan penyelesaian komplain," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online