Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peluang calon petahana untuk maju di Pilkada Gunungkidul sangat terbuka lebar. Pasalnya, baik Bupati Sunaryanta atau Wakil Bupati Heri Susanto telah menyatakan minat maju dikarenakan telah mendaftar dalam penjaringan yang dibuka DPD Partai Golkar Gunungkidul.
Meski demikian, peluang keduanya bisa maju bersama masih tanda tanya. Sebagai contoh saat pengembalian berkas pendaftaran pada Rabu (25/4/2024) petang, Bupati Gunungkidul Sunaryanta menjawab tidak memiliki kewenangan menentukan calon pendamping di pilkada.
Ia berdalih, Keputusan calon yang diusung bergantung dengan keputusan dari partai politik. “Sering saya katakan, saya tidak memiliki kekuatan. Kewenangan sepenuhnya berada di ketua-ketua partai. Jadi, saat ada partai yang membuka pendaftaran, maka saya ikut mendaftar,” katanya, Rabu petang.
Menurut dia, bisa saja dirinya kembali dipasangkan dengan Wakil Bupati Heri Susanto di Pilkada 2024. Namun, juga tidak menutup kemungkinan pisah jalan karena semua tergantung dengan Keputusan partai politik yang akan mengusung.
“Saya mau dipakai atau dibuang bisa saja. Saya mau dipersatukan dengan si A dan si B bisa atau dipisahkan dengan siapa juga bisa. Semua sangat bergantung dengan keputusan partai,” katanya.
Disinggung mengenai pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di partai lain, Sunaryanta mengakui menjalin komunikasi dengan baik. Oleh karenanya, ia siap mendaftar ke partai lain pada saat ada penjaringan calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul. “Saya terbuka dan siap mendaftar ke partai lain,” katanya.
BACA JUGA: Sheila on 7 Bikin Konser di Medan, Pertumbuhan Sektor Pariwisata di Sumut Ikut Subur
Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati sudah ditutup. Total ada sebelas orang yang mengikuti penjaringan.
“Dari sebeleas ini termasuk bakal calon petahana Bupati Sunaryanta dan Wakil Bupati Heri Susanto ikut mendaftar,” kata Heri.
Adapun sembilan nama lain yang mendaftar di antaranya, akademisi Supriyadi, pegiat LSM Dadang Iskandar, praktisi media Sugiyartono, Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY, Muhammad Arif Darmawan. Selain itu ada juga kader internal Golkar, Anti Kumala Sari, Bankir Kurniawan Fahmi, pendamping PKH Anggi Tyas Pramudita dan Politikus PAN, Mahmud Ardi Widanto.
“Hasil akan kami komunikasikan ke DPD Golkar DIY kemudian diteruskan DPP. Untuk penetukan mutlak di DPP,” katanya. Mengenai potensi bakal calon petahana, Heri mengakui tidak ada perlakukan khusus. Menurut dia, seluruh bakal calon yang mendaftar memiliki peluang yang sama. “Survei di internal akan sangat menentukan siapa yang akan diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Spider-Man: Brand New Day tembus 1 juta penonton di Indonesia dalam 2 hari. Rekor pembukaan terbesar 2026, menggeser The Odyssey. Simak sinopsis dan dampaknya!
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun