Pemkot Yogyakarta Kembali Gelar Bedah Rumah
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
Aksi donor darah yang diikuti oleh relawan dan ASN dalam memperingati HKB 2024 DIY, Jumat (26/4/2024). Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Sejumlah sukarelawan dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda DIY mengikuti aksi donor darah yang digelar panitia peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2024, Jumat (26/4/2024).
Bertempat di Pendopo Wiyoto Projo, Kompleks Kepatihan Pemda DIY antusiasme peserta donor darah terlihat signifikan pada acara itu. Sampai dengan pukul 09.00 WIB saja sebanyak 60 orang sudah registrasi untuk mendonorkan darahnya.
Wakil Ketua Panitia HKB 2024 DIY Taufik AR mengatakan pihaknya menargetkan ada 100 pendonor yang mengikuti kegiatan yang dibatasi sampai dengan pukul 11.00 WIB itu. Pihaknya juga bekerja sama dengan PMI Kota Jogja untuk mengelola darah yang didonorkan.
"Ini kan bentuk solidaritas kemanusiaan untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Nanti darahnya akan dikelola oleh PMI yang sudah terkumpul kemudian didistribusikan ke rumah sakit dan fasyankes lainnya," ujarnya.
Peserta donor darah yang akan mengikuti aksi itu terlebih dahulu mengecek kesehatannya secara mandiri lewat formulir yang diberikan petugas. Panitia memastikan peserta yang mendonorkan darahnya harus sesuai dengan ketentuan kesehatan yang berlaku.
Beberapa persyaratan yang diberlakukan yakni berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal (Sistole 100 - 180 dan Diastole 70 - 100), kadar haemoglobin 12,5-17,0 gr/dL%, serta tidak boleh begadang sebelum mendonorkan darahnya.
"Kami juga menggandeng dari mahasiswa fakultas kedokteran UAD yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Ini rangkaian pertama peringatan HKB dan di saat bersamaan juga ada simulasi kebencanaan di beberapa instansi dan kantor lain," katanya.
Taufik menjelaskan peringatan HKB 2024 di DIY sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dengan serangkaian acara. Nantinya juga ada agenda resilience trails (Playon Bareng “Run For A Greener Future”) pada 28 April 2024, panggung resiliensi pada 28 April 2024 berupa fashion show, performance, serta pemberian penghargaan-penghargaan SPAB dan Kaltana.
"Ada juga sosialisasi dan pameran oleh NGO dan komunitas penanggulangan bencana sebanyak delapan stan pada 28 April 2024 serta special call oleh ORARI dan Komob BPBD DIY pada 28 April 2024," jelasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.