DPAD DIY Ajak Generasi Muda Membangun Budaya Membaca
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Menjadi Pemuda di Zaman Tak Mudah
Acara peringatan puncak HKB 2024, Minggu (28/4/2024) di Malioboro. - Harian Jogja
JOGJA—Pemda DIY menggelar puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) berupa panggung resiliensi di gerbang barat kompleks Kepatihan, Minggu (28/4/2024) malam. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap bencana.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan ada sejumlah kegiatan yang digelar dalam acara itu yakni berupa stand pameran penanggulangan bencana yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat umum kondisi DIY baik bentang alam, gambaran bencana, kesiapsiagaan, mitigasi, maupun respon darurat sampai kepada pemulihan pasca-bencana.
Pada pembukaan acara ditampilkan tarian Sumilaking Pedhut oleh Dinas Pariwisata DIY yang terinspirasi dari bencana alam gempa bumi yang meluluhlantakan Jogja pada 27 Mei 2006 lalu. Tarian itu ingin menyampaikan pesan bahwa semua orang harus selalu siap menerima apapun yang terjadi dan harus bisa selalu tanggap terhadap semua keadaan.
BACA JUGA: Percaya Diri, Shin Tae-young Bisa Antar Indonesia ke Olimpiade
"Kami juga memberikan penghargaan kepada sejumlah destinasi wisata, hotel, desa/kelurahan tangguh bencana, fasilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), rumah sakit, dan instansi," kata Beny.
Penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam membangun kesiapsiagaan di sektor pendidikan, masyarakat, dunia usaha, dan tempat wisata. Selain itu juga memberikan motivasi bagi satuan pendidikan dan masyarakat lainnya untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan sekitar.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati menjelaskan, kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana sangat penting. Apalagi DIY dikelilingi dengan sejumlah ancaman dan potensi bencana yang kompleks dan sistemik serta dampaknya cukup luas jika terjadi.
"Bencana itu bisa berdampak secara mata rantai dan berjenjang. Pengalaman di negara maju seperti Jepang keselamatan itu ada pada diri masing-masing sebesar 30 persen, diselamatkan keluarga 30 persen dan 30 persen orang yang lewat. Hanya satu persen korban gempa Kobe diselamatkan SAR," jelasnya.
Oleh karenanya, ia berharap lewat peringatan puncak HKB ini masyarakat luas bisa terbangun kesadarannya terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesadaran kolektif harus dibangun dengan optimal dengan metode people center. Baik itu dari sektor tata kelola, bangun risiko dan siap siaga semuanya ada di masyarakat. "Kami yakin DIY punya kolaborasi yang bagus, semua punya peran dan terlibat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Menjadi Pemuda di Zaman Tak Mudah
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.