SMA dan SMK di Perbatasan Gunungkidul Kekurangan Siswa
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Tugu Selamat Datang Gunungkidul. - ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul menjalin kerja sama dengan BPBD Klaten untuk memperkuat mitigasi dan penanganan bencana di wilayah perbatasan.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul, Nanang Irawanto, menjelaskan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan pada Kamis (18/12/2025). Kedekatan geografis menjadi alasan utama di balik kolaborasi lintas wilayah ini.
“Sudah ada kesepakatan bersama. Terkait detail teknis mengenai pelaksanaan kerja sama akan kami komunikasikan lebih lanjut,” ujar Nanang saat dihubungi, Kamis siang.
Nanang menilai kerja sama ini merupakan modal penting bagi kedua daerah, mengingat wilayah utara Gunungkidul yang berbatasan langsung dengan Klaten didominasi oleh perbukitan. Karakteristik wilayah tersebut memiliki risiko tinggi terhadap bencana tanah longsor dan banjir, terutama saat puncak musim hujan.
Selain bencana hidrometeorologi, kedua pihak juga mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran pemukiman yang bisa terjadi kapan saja.
“Kerja sama ini sangat strategis dan memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak,” imbuhnya.
Bagi Gunungkidul, kolaborasi ini menjadi solusi atas luasnya cakupan wilayah yang tidak sebanding dengan jumlah personel yang tersedia. Nanang mencontohkan insiden kebakaran di Kalurahan Serut, Gedangsari, beberapa waktu lalu, di mana pemadaman terbantu oleh armada dari Klaten.
“Secara lokasi, armada dari Klaten memang lebih dekat dan akses ke lokasi perbatasan lebih cepat. Jadi, kerja sama ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Senada dengan Nanang, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, menyambut positif sinergi ini. Ia berharap adanya pertukaran dukungan, baik berupa personel maupun peralatan, dapat meminimalisir dampak bencana di area perbatasan.
“Sinergi yang baik ini harus dijaga dan ditingkatkan agar penanganan kebencanaan di wilayah perbatasan semakin maksimal dan responsif,” tutup Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Inggris menghadapi ujian berat melawan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Faktor Azteca dan ketinggian jadi sorotan.
AI mulai mengancam profesi bergaji tinggi. Gelombang PHK di sektor teknologi dan keuangan menunjukkan perubahan besar pasar kerja global.
Ferrari meluncurkan 12Cilindri Manuale bermesin V12 dengan sensasi transmisi manual modern. Mobil edisi terbatas ini diproduksi 1.499 unit.
Kemacetan tidak hanya menguras waktu, tetapi juga mempercepat kerusakan mobil. Kenali empat dampak utama macet terhadap mesin, rem, dan konsumsi BBM.
Pemkab Bantul meresmikan Jogging Track Paseban sebagai fasilitas olahraga ramah lingkungan dan bagian dari target pembangunan lintasan lari di 17 kapanewon.