Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Seorang warga melintas di Jembatan Rejosari di Kapanewon Semin yang dipasangi EWS untuk antisipasi banjir di bantaran Kali Oya. Minggu (21/12/2025)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memasang sistem peringatan dini banjir atau Early Warning System (EWS) di aliran Kali Oya sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul, Nanang Irawanto, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kajian, wilayah di sepanjang aliran Kali Oya tergolong rawan banjir saat musim hujan tiba.
Titik Pemasangan dan Fasilitas EWS
EWS tersebut ditempatkan di dua titik strategis, yakni Jembatan Rejosari di Kapanewon Semin dan Jembatan Bunder di Kapanewon Patuk. Total anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan alat ini mencapai Rp160 juta.
“Yang dipasang tidak hanya EWS, tetapi juga terdapat CCTV untuk memantau kondisi secara real-time serta alat penanda ketinggian air,” ujar Nanang, Minggu (21/12/2025).
Nanang memerinci alasan pemilihan lokasi tersebut:
Saat ini, peralatan tersebut telah selesai dipasang namun masih dalam tahap kalibrasi. "Kami masih menunggu debit air meningkat untuk memastikan sensor berfungsi normal. Jadi, saat ini masih dalam proses uji coba," tambahnya.
Normalisasi Luweng untuk Cegah Genangan
Selain pemasangan EWS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui DPUPRKP juga menggencarkan program normalisasi luweng (lubang pembuangan air alami).
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPRKP Gunungkidul, Sigit Swastono, menyebutkan dua lokasi utama normalisasi tahun ini:
"Diharapkan dengan pengerukan ini, sumbatan dapat hilang sehingga tidak timbul genangan yang berpotensi menjadi banjir. Program ini telah selesai dikerjakan sesuai target," pungkas Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Dino Patti Djalal mengingatkan risiko krisis kepercayaan investor di tengah konsultasi MSCI terkait status pasar modal Indonesia.
Kemendikdasmen menyoroti kesiapan guru, keterbatasan pendamping, dan pembelajaran adaptif untuk memperkuat pendidikan inklusif.
Serangan bersenjata saat pemakaman di gereja Yordania menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya. Penyelidikan masih berlangsung.
Sunmor Ledok Asri Grajegan di Seyegan, Sleman, diapresiasi DPRD sebagai wadah pemasaran UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat.
Yusril Ihza Mahendra menyebut usulan perubahan definisi korupsi perlu dikaji mendalam, termasuk kesesuaiannya dengan konvensi antikorupsi PBB.