Pasokan Air di Moyudan Terganggu, BPBD Kirim Bantuan 4 Tangki
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Sepakbola - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jelang laga pamungkas PSS Sleman di BRI Liga 1 2023/2024, Super Elja bakal kedatangan tamu Persib Bandung yang kini bercokol di posisi dua klasemen.
Menjamu Persib Bandung pada Selasa (30/4/2024) sore, Panitia Pelaksana (Panpel) PSS Sleman mengimbau suporter Persib Bandung untuk tidak hadir di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pihak keamanan maupun penyelenggara pertandingan di Solo mengenai laga PSS menghadapi Persib. Semuanya sepakat untuk tetap menjalankan peraturan dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk melarang kehadiran suporter tim tamu," kata Manajer Event PSS, Rangga Rudwino di Omah PSS, Sleman, Minggu (28/4/2024) malam.
Mengenai hal ini, PSS bahkan telah berkirim surat yang ditujukan langsung kepada Persib Bandung. Surat tersebut dikirimkan kepada manajemen Persib dengan nomor 047/SP/LOCSOLO/LIGA-1/IV/2024 tentang penolakan kehadiran suporter Persib di Stadion Manahan. Salah satu poinnya, suporter tim tamu dilarang datang, baik itu di dalam maupun di luar stadion.
"Panpel PSS juga telah bersurat kepada manajemen Persib terkait penolakan kehadiran suporter tim tamu. Dalam surat itu berisi suporter Persib dilarang berada di dalam maupun di luar Stadion Manahan baik beratribut maupun tidak," katanya.
Jika kedapatan ada suporter tim tamu yang masuk ke dalam stadion, akan ada tindakan tegas yang bakal dilakukan. Suporter lawan yang ketahuan nekat masuk ke kandang PSS pada laga ini akan dikeluarkan dari stadion tanpa adanya refund uang tiket.
"Dalam surat tersebut juga kami mengungkapkan akan bertindak tegas jika ada suporter Persib yang kedapatan menonton. Nantinya, kami akan mengeluarkan suporter tersebut dari stadion dan tidak akan ada proses refund untuk tiketnya," kata Rangga.
BACA JUGA: Pertandingan Indonesia Lawan Uzbekistan Bakal Diulang karena Wasit Janggal, Ini Faktanya
Di sisi lain Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto juga mengajak PSS Fans untuk memenuhi Stadion Manahan dan memberi dukungan kepada Laskar Sembada untuk memenangkan pertandingan. Yuyud menegaskan bahwa sistem keamanan akan diperketat untuk memastikan tidak adanya tim tamu yang hadir di area stadion.
"Dengan sistem keamanan yang nantinya akan kami lebih perketat agar suporter tim tamu tidak hadir, kami berharap PSS Fans justru hadir untuk memberi dukungan. Kita tahu kemenangan menjadi harga mati bagi PSS di pertandingan nanti," ungkapnya.
Yuyud juga meminta bantuan para suporter jika mengetahui adanya suporter tim tamu di dalam stadion. "Kami juga mengajak PSS Fans untuk bekerja sama untuk menindak dan memberitahu jika mengetahui keberadaan suporter tim tamu di area stadion," katanya.
"Kami ingin Stadion Manahan nanti akan dipenuhi oleh PSS Fans dan kita bisa bersama mengakhiri musim ini dengan bahagia."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen