Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Video mantan pemain AS Roma dan Intermilan yang saat ini memperkuat Bhayangkara FC, Radja Nainggolan naik becak berkeliling Kota Jogja viral di medsos. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Video mantan pemain AS Roma dan Intermilan yang saat ini memperkuat Bhayangkara FC, Radja Nainggolan naik becak berkeliling Kota Jogja viral di medsos.
Video tersebut diunggah oleh akun instagram @rianleleng dan ditag di akun @radja_nainggolanI4. Di video tampak Radja sedang berada di trotoar salah satu sudut Kota Jogja kemudian menghampiri becak motor.
Saat itu ia mengenakan kaos dan celana pendea warna gerap serta kaos kaki berwarna putih dengan sepati gelap. Radja tampak berkomunikasi dengan Bahasa Inggris kemudian naik ke atas becak bersama-sama, di mana satu becak ditumpangi dua orang.
Ia sempat bertanya nama transportasi yang ditumpanginya kemudian di jawab bahwa kendaraan tersebut bernama becak. "I'm Really Indonesian," ucapnya.
Selama perjalanan mengelilingi Kota Jogja tersebut, Radja Nainggolan bersama becak motor tampak melewati gapura batas kota jogja, serta kawasan pojok beteng. Belum diketahui secara pasti kapan waktu Radja datang ke Jogja.
BACA JUGA : Prediksi Bhayangkara vs PSS Sleman: Risto Percaya Diri dengan Kemampuan Pemainnya
Video tersebut telah ditonton ribuan akun warganet dan dikomentari lebih dari 300 akun. Pemain Timnas Indonesia naturalisasi Thom Haye dan pemain Timnas U-23 Witan Sulaiman turut memberikan tombol like pada video tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.