Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang sekaligus sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman mendapatkan anugerah Program Ekonomi Terpuji dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dalam ajang detikjateng-jogja Awards 2024.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran serta Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sekaligus sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman.
Danang juga menjadi Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sleman. Dia mengaku berhasil menciptakan strategi empat program khusus dalam penanggulan kemiskinan di Sleman.
BACA JUGA: Selain Pencegahan Stunting, Peningkatan Kualitas Lansia Kunci Capai Indonesia Emas
Pertama, melalui program Sleman Pintar, program beasiswa yang diberikan kepada anak keluarga miskin yang bekerjasama dengan Universitas AMIKOM Jogja dan Universitas 'Aisyiyah Jogja. "Kedua, melakukan pendampingan, pelatihan, dan penguatan modal terhadap UMKM yang masuk dalam kategori rentan miskin dan miskin," kata Danang, Selasa (7/5/2024).
Selain kedua hal tersebut, sambungnya, Pemkab juga menggalakkan jaminan sosial berupa jaminan pendidikan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sleman dengan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Dinas Sosial.
"Terakhir atau yang keempat, memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada lansia dan disabilitas," ujar Danang.
Strategi tersebut, menurut Danang dirumuskan setelah dirinya aktif turun di masyarakat untuk menerima masukan-masukan untuk penanggulangan kemiskinan. Sebelum merumuskan program khusus tersebut, katanya, Pemkab bersama Sekretariat Pemberdayaan Masyarakat (SepedaMas) aktif turun langsung di setiap Kapanewon untuk menerima masukan kemudian kita ramu menjadi strategi pananggulangan kemiskinan.
"Jadi keberhasilan tersebut berkat semuanya terlibat memikirkan masalah kemiskinan," ujar Danang.
Diketahui angka kemiskinan di Sleman mengalami penurunan yang tercatat pada tahun 2022 sebesar 7,74% turun menjadi 7,52% di tahun 2023. Selanjutnya angka stunting di Kabupaten Sleman juga mengalami penurunan. Pada 2021 angka stunting 16%, di tahun 2022 turun menjadi 15%, dan pada tahun 2023 turun 2,6% menjadi 12,40%.
Menurut Danang keberhasilan tersebut didasari dengan suksesnya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjalankan 8 aksi konvergensi penanggulangan stunting.
"Tentunya 8 aksi konvergensi penanggulangan stunting ini membutuhkan dukungan semua kalangan baik pada OPD terkait, TPPS di masing-masing Kapanewon dan Kalurahan, serta masyarakat luas. Tanpa dukungan dari semua tentu tidak akan jalan," tutup Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.