Bawaslu Bantul Berharap Pemilihan Lurah Tak Diwarnai Politik Uang
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto (tengah)./Istimewa
JOGJA—Panitia pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta di kantor DPC PDI Perjuangan Yogyakarta sampai Rabu (8/5/2024) sudah menerima kehadiran lima pendaftar yang telah mengambil formulir.
Profil lima orang yang telah mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota cukup beragam termasuk pengusaha yang tergabung dalam Kadin.
Wakil Ketua Kadin DIY, Wawan Harmawan mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Rabu (8/5/2024) dengan didampingi sejumlah tokoh masyarakat Yogyakarta. Pada hari yang sama, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Widi Praptomojuga telah mengambil formulir di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.
Selain itu, masih ada Fokki Ardiyanto, Ricco Survival Yubaidi dan Gunawan Hartono, telah mengambil formulir pendaftaran pada pekan lalu. "Panitia pendaftaran telah berikan penjelasan kepada setiap tokoh masyarakat yang ingin mendaftarkan diri menjadi pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, apa saja syarat administratif yang harus dilengkapi. Silakan dilengkapi dan saat mengembalikan dengan giat kebudayaan, bisa pawai budaya bisa juga dengan parade kuliner. Kita akan tempuh jalan kebudayaan untuk memenangkan Pilkada 2024," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto.
BACA JUGA: Jelang Pilkada, PKB dan PDIP Bantul Dekati Muhammadiyah
Sesuai dengan prosedur, untuk setiap calon yang hendak maju mendaftarkan diri diharapkan tatkala pengembalian formulir nanti dilakukan dengan cara berbudaya.
"Jogja kan Kota Budaya, Kota Wisata sekaligus Kota Bersejarah. Maka kepada para Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan kembalikan formulir dan resmi mendaftar wajib gelar giat kebudayaan. Bisa pawai budaya, bisa dengan tari tarian. Prinsipnya dengan pengembangan dan nguri uri kabudayan ini akan memupuk rasa tresna, rasa cinta pada tanah air Indonesia. Giat budaya ini juga untuk mengokohkan nilai nilai kejujuran, nilai pengabdian dan perjuangan bagi para calon. Menjadi pemimpin itu wajib punya watak jujur dan berani seperti Werkudara", ujar Eko Suwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.