Riset Fenomena Api Seyegan Rampung, BPBD Serahkan Hasil ke Keluarga
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Bayi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sesosok bayi mungil ditemukan oleh seorang pencari rumput di Kalasan. Saat ditemukan, bayi yang dibuang oleh orang tak bertanggung jawab tersebut dalam kondisi menangis dan dikerubungi semut.
Kanitreskrim Polsek Kalasan, Ipda Ritantoko menerangkan kejadian penemuan bayi ini terjadi pada Senin (13/5/2024) pada pukul 13.15 WIB siang. Bayi tersebut ditemukan di jalan persawahan Padukuhan Temanggal I RT005/002 Purwomartani, Kalasan.
Mulanya seorang buruh harian lepas bernama Tukiman yang beralamat di Bokoharjo, Prambanan hendak pergi ke sawah untuk mencari rumput. Seakan kebetulan, motor Tukiman saat itu justru mogok di tengah perjalanan. Di situlah Tukiman mendengar suara tangisan bayi. "Sekitar jam 13.15 WIB ketika di TKP sepeda motornya mogok dan saat itu juga mendengar suara tangisan bayi. Kemudian didekati mendapati benar bahwa ada bayi," jelas Ritantoko.
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pakem, Ini Penjelasan Lurah Hargobinangun
Saat ditemukan saksi dalam hal ini Tukiman, kondisi bayi sungguh memprihatinkan. Sang bayi yang masih memakai pakaian bayi tersebut tampak dikerebuti oleh sekawanan semut dan tengah menangis. Terkejut melihat kejadian ini, Tukiman lantas berteriak meminta bantuan warga sekitar. "Tergeletak di pinggir jalan dan sedang menangis dengan kondisi bayi memakai pakaian bayi, dikerubuti semut. Kemudian saksi berteriak minta bantuan warga sekitar," ucap dia
Tukiman dan warga selanjutnya memindahkan bayi tersebut agar tidak dikerubuti dan digigit semut. Sang bayi lantas dibawa ke rumah sakit RSI PDHI Kalasan untuk penanganan medis lebih lanjut. Sementara polisi masih menyelidiki siapa orang tua pemilik bayi ini. "Alhamdulillah masih hidup dan masih dirawat di RSI Kalasan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.