Sultan HB X Minta Toko di Jogja Sediakan APAR untuk Cegah Kebakaran
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan berbagai upaya preventif terhadap penyakit thalasemia pada anak.
"Pemkab Sleman mendukung setiap edukasi kesehatan kepada masyarakat terkait penyakit thalasemia dan terus mendorong berbagai upaya preventif thalasemia pada anak melalui skrining thalasemia dan pemeriksaan darah," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Senin (20/5/2024).
Kustini menyatakan hal tersebut pada Peringatan Hari Thalasemia Sedunia Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo juga membuka secara langsung acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Thalasemia Sedunia 2024 bekerja sama dengan Yayasan Astagina Adi Cahya dan Komunitas Cakrawala Muda.
"Setiap keluarga diimbau agar menjadi seseorang yang selalu mendukung, memberi semangat dan motivasi serta memberikan edukasi terkait penyakit thalasemia ke lingkungan masing-masing," katanya.
Baca Juga
Delapan Penyakit Kronis Ini Juga Ditanggung BPJS Kesehatan
Sinergi Daihatsu-UGM Peduli Thalassemia, Ribuan Mahasiswa KKN Disebar ke 43 Desa
Pemkab Sleman Siapkan Sejumlah Strategi Tangani Stunting
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan perhatian penuh bagi kesehatan masyarakat serta memberikan layanan kesehatan yang tersedia dengan lengkap dan terjangkau pada setiap puskesmas di seluruh kapanewon (kecamatan).
"Dibutuhkan komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk memberikan perhatian pada hal-hal yang menjadi permasalahan dalam penanganan dan pencegahan thalasemia. Upaya ini tentu untuk mewujudkan Zero Thalasemia khususnya di Sleman," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kustini juga menyerahkan paket kasih kepada anak-anak penyintas thalasemia.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sleman Sri Purnomo, Ketua Baznas Sleman Kriswanto dan Dokter RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dr Sri Mulatsih yang sekaligus menyampaikan materi terkait penanganan dan pencegahan Thalasemia pada anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.