Strategi Jitu Antar Antonelli Perlebar Jarak di Klasemen F1
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Ilustrasi penjualan hewan kurban. /Bisnis-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mengklaim kekurangan hewan kurban jelang Iduladha 2024. Sebab, hewan kurban yang diperjual belikan dan akan dipotong sebagian besar berasal dari luar Bantul dan DIY.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakn kebutuhan hewan kurban, utamanya sapi adalah sebanyak 7.000 ekor. Sementara dari kebutuhan tersebut, 10 persen berasal dari Bantul. Artinya 90 persen kekurangannya harus didatangkan dari luar Bantul dan DIY.
"Memang mayoritas berasal dari luar Bantul DIY. Sapi yang ada di Bantul rata-rata sapi betina. Karena yang ada di Bantul ini adalah pembibitan. Jadi mereka beli dari luar, terus dipelihara satu hingga dua bulan, sebelum akhirnya dijual lagi," kata Joko Waluyo, Sabtu (24/5/2024).
Adapun sapi yang didatangkan, ungkap Joko rata-rata berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Pulau Madura dan Bali. Menurut Joko, krisis hewan kurban jika dialami untuk kambing. Di mana, kebutuhan kambing di Bantul selama ini disuplay oleh beberapa wilayah di luar Bantul dan DIY. Sebab, jika mengandalkan stok kambing di Bumi Projotamansari, jelas tidak memenuhi.
"Setiap hari untuk konsumsi saja butuh 800an ekor. Belum kebutuhan kambing untuk hewan kurban sekitar 15.000 ekor. Oleh karena itu, wajar jika hewan-hewan itu didatangkan dari luar Bantul dan DIY," jelas Joko.
BACA JUGA: Pedagang Kambing Kurban di Bantul Ini Pakai Jasa SPG Buat Gaet Pembeli
Joko mengungkapkan, sejauh ini, dinas telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan populasi kambing dan sapi di Bantul. Selain inseminasi buatan, Joko menyampaikan dinas telah berupaya perpendek trafik interval kelahiran.
"Semua sudah kami lakukan. Apalagi, kebutuhan daging di DIY paling tinggi ada di Bantul," ucap Joko.
Hal sama juga diakui oleh salah satu pedagang hewan kurban di Murtigading, Sanden, Budi Santosa. Budi mengungkapkan, selama ini dirinya mengambil sapi dari Pulau Madura. Hewan tersebut jauh-jauh hari diambil dari Pulau Garam dan dirawat selama beberapa bulan sebelum akhirnya dijual sebagai hewan kurban.
"Untuk sekarang sudah banyak yang terjual. Untuk hewan kurban, sapi jantan yang banyak terjual," ucap Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.