Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kegiatan merti Wayang Beber Pancasila di Kanutan, Sumbermulyo, Bambanglipuro, yang digelar Sabtu (1/6/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Langkah unik dilakukan oleh warga Kanutan, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul dalam memperingati hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2024
Ribuan warga di padukuhan tersebut menggelar merti Wayang Beber Pancasila, Sabtu (1/6/2024). Adapun tujuan dari kegiatan merti wayang beber adalah untuk membentuk dan menjaga jatidiri warga berdasarkan Pancasila.
Kepala Museum Wayang Beber Sekartaji Indra Suroingeno mengungkapkan, kegiatan merti Wayang Beber Pancasila kali ini adalah kali kedua. Kegiatan yang sama sempat dilakukan pada tahun 2023.
Berbeda dengan kegiatan tahun sebelumnya, pada merti kali ini, Indra mengungkapkan, ada serangkaian acara yang dilakukan hingga pergantian hari. Adapun acara yang dimaksud meliputi lomba mewarnai wayang beber khusus anak-anak, ritual wayang beber, dan kirab keliling dusun dengan Wayang Beber Pancasila.
"Lalu ada pembagian seribu bibit tanaman kertas, dilanjutkan dengan berbagai macam pentas seni, mulai dari reyog, tari, mocopat sampai sore hari. Dan ditutup dengan pentas ketoprak serta pentas Wayang Beber Pancasila. Jadi acaranya sampai nanti malam," katanya.
Selain itu, pada kegiatan merti kali ini, kata Indra, pihaknya juga membentuk remaja Bhineka, yakni dengan menyatukan komunitas remaja Katolik dan remaja masjid di padukuhan tersebut. Indra juga menyatakan, pada merti kali ini, pihaknya juga meresmikan kampung Kanutan sebagai menjadi pusat pelestarian Bhinneka Tunggal Ika.
"Kami menyebutnya sebagai kampung pancasila. Kami juga sepakat jika merti wayang beber Pancasila yang sudah menjadi agenda rutin tahunan menjadi warisan budaya tak benda (WBTb)," ungkap Indra.
BACA JUGA: Jokowi Sebut Pancasila Memandirikan Bangsa dan Pembebas Ketergantungan dengan Pihak Asing
Oleh karena itu, Indra berharap agar kegiatan merti kian menguatkan langkah warga untuk menjadikan Pancasila sebagai napas kehidupan masyarakat.
"Mampu menjaga persatuan yang ada," harapnya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkapkan, Kabupaten Bantul telah ditetapkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HBX sebagai pintu gerbang kebudayaan yang istimewa. Oleh karena itu ke depan, Kabupaten Bantul akan menjadi semacam taman budaya. Di mana, Kabupaten Bantul akan menjadi living cultur dan living museumnya DIY.
"Di Kanutan ini sistem sosialnya sudah sangat mendukung untuk living cultur dan living museumnya DIY. Di sini, budaya toleransi kuat, dan memiliki apresiasi terhadap budaya sendiri," katanya.
Mengenai Wayang Beber, Halim menyatakan sudah semestinya keberadaannya dirawat. Sebab, keberadaan Wayang Beber adalah sesuatu yang langka dan harus dirawat keberadaannya.
"Supaya kita tidak kehilangan identitas. Sebagai warga Ngayogyakarta Hadiningrat, sebagai warga Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Jadwal pekan terakhir Liga Inggris, Italia, dan Spanyol 2026 penuh drama juara, degradasi, dan tiket Liga Champions.
VinFast luncurkan lini Green untuk kendaraan listrik komersial hemat biaya bagi taksi, logistik, dan armada bisnis.
Nomor WhatsApp Wakil Ketua DPRD Kota Jogja diretas usai membuka link palsu. Warga diminta waspadai modus penipuan siber terbaru.
KAI Daop 6 Jogja menyiapkan kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Operasional wisata Candi Borobudur saat Waisak 2026 hanya dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Sebanyak 2.570 lentera dan 570 drone disiapkan.