Beras dan Cabai Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Gunungkidul
Inflasi Gunungkidul September 2026 mencapai 0,24%. Beras dan cabai rawit menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Lima parpol di Sleman terdiri dari Gerindra, Golkar, PKS, PPP dan NasDem sepakat membentuk Koalisi Sleman Bersatu. Kesepakatan ini ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai di tingkat kabupaten.
Didalam nota kesepakatan tersebut terdapat beberapa poin penting yang telah disetujui bersama. Poin utama adalah kesepakatan untuk mengusung dan memenangkan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Sleman 2024.
Adapun selanjutnya, meski telah terbentuk koalisi yang dipelopori lima partai ini, namun dalam kesepakatan tetap membuka peluang partai lain untuk bergabung. Di sisi lain, untuk menentukan calon bupati dan wakil bupati, setiap parpol diminta mengajukan nama untuk diseleksi secara bersama-sama.
Di sisi lain, calon bupati juga diperbolehkan untuk mengusulkan nama wakil bupati yang akan mendampingi didalam pilkada. Meski demikian, usulan tak serta merta disetujui dikarenakan harus melalui seleksi di internal koalisi.
Bakal calon juga diwajibkan untuk menjalin komunikasi aktif dengan partai koalisi. “Ini sudah disepakati bersama dan nantinya juga berlaku bagi partai yang berminat gabung di Koalisi Sleman Bersatu,” kata Ketua Koalisi Sleman Bersatu, Sukaptana, Senin (3/6/2024).
Meski belum memilih siapa bakal pasangan calon yang akan diusung, ia menyakini keberadaan koalisi akan solid. Terlebih lagi, proses seleksi bakal calon akan dilalui secara bersama-sama. “Untuk calonnya tunggu saja karena sekarang masih dalam proses pembahasan,” kata Ketua DPC Gerindra Sleman ini.
BACA JUGA: Koalisi Besar Pilkada Kulonprogo 2024 Terus Dimatangkan
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh Ketua DPD NasDem Sleman, Surana. Menurut dia, pemilihan calon yang diusung tidak lepas restu dari DPP.
Namun, ia menyakini keberadaan pengurus di tingkat kabupaten akan memberikan pengaruh besar terhadap pemilihan di masing-masing partai. “Tentunya nanti ada dorongan agar calon yang telah disepakati bersama mendapat rekomendasi dari masing-masing partai. Sebagai politisi, masing-masing anggota koalisi sudah sangat paham mengenai hal ini,” katanya.
Ia pun menyakini koalisi akan solid untuk memenangkan pilkada secara bersama-sama. “Kami punya 24 kursi di DPRD Sleman. jadi, sudah sangat mencukupi untuk mengusung calon di pilkada secara bersama-sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi Gunungkidul September 2026 mencapai 0,24%. Beras dan cabai rawit menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.