Tribun VIP Ambruk Saat Drift di Purwokerto, Polisi Periksa 10 Saksi
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
batik produk IKM Kulonprogo./ ANTARA
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 25 pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) Kulonprogo mendapat pelatihan dan bimbingan teknis perdagangan ekspor dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten setempat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo Sudarna pelatihan perdagangan ekspor dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas mengenai ekspor. Pelatihan perdagangan ekspor tersebut dituangkan dalam program Ayo Belajar Ekspor.
"Bimbingan teknis ini sebagai upaya Pemerintah Kulonprogo untuk mendorong lahirnya eksportir baru di Kulonprogo," kata Sudarna, Sabtu (8/6/2024) seperti dilansir ANTARA.
Ia mengatakan pihaknya menghadirkan instruktur yang juga praktisi ekspor untuk berbagi ilmu dan pengalamannya selama menggeluti bisnis berjualan antarnegara. Narasumber yang dihadirkan dari Tim UKM Eksportir Indonesia dari PT. Indobel Bamboo Merapi.
Peserta bimbingan teknis terdiri dari pelaku IKM dan pelaku usaha perdagangan daring. Mereka terlihat antusias dan aktif bertanya terkait strategi ekspor hingga peluang produk lokal bisa dipasarkan lebih luas.
"Kami berharap mereka selalu berpikir bagaimana membesarkan usahanya," katanya.
BACA JUGA: 44 Usaha Kulonprogo Dapat Sertifikat Merek secara Gratis
Sudarna mengatakan Disdagin Kulon Progo akan selalu mendorong dan memfasilitasi pelaku usaha karena tujuan akhirnya sama yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.
"Inovasi produk dan tekat usaha tinggi dapat mengembangkan usaha dengan baik," katanya.
Sudarna mengatakan bimbingan teknis tidak hanya diberikan kepada IKM yang memproduksi produk, akan tetapi juga UMKM yg kegiatan utamanya perdagangan dengan pemasaran daring walaupun produknya bukan milik sendiri.
Hal ini untuk lebih membuka kesempatan karena untuk menjadi eksportir sendiri syaratnya tidak harus punya produk sendiri.
"Dipilihnya pelaku usaha yang menjalankan pemasaran daring dikarenakan hampir seluruh aktivitas ekspor dilakukan melalui media internet, sehingga mereka dipandang akan lebih siap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.