Rekomendasi AI untuk Bisnis dari ChatGPT hingga Jasper AI
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG secara rutin melakukan update cuaca termasuk wilayah Jogja dan sekitarnya. Cuaca sebagian besar wilayah DIY cerah berawan pada Senin (10/6/2024).
Berdasarkan prakiraan BMKG dalam laman bmkg.go.id disebutkan hampir sebagian besar wilayah DIY di lima kabupaten dan kota diperkirakan cerah dengan panas terik.
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota :
Bantul
Pagi : Berawan, siang : Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan (suhu 22-30 derajat celcius).
Sleman
Pagi : Berawan, siang : Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan (suhu 22-29 derajat celcius).
Kulonprogo
Pagi : Berawan, siang : Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan(suhu 22-29 derajat celcius).
Gunungkidul
Pagi : Berawan, siang : Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan (suhu 22-30 derajat celcius).
Kota Jogja
Pagi : Berawan, siang : Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan (suhu 22-30 derajat celcius).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.