68 Kebakaran Ditangani Damkarmat Bantul hingga 13 Juni 2024, Didominasi Akibat Kelalaian

Jumali
Jumali Kamis, 13 Juni 2024 12:27 WIB
68 Kebakaran Ditangani Damkarmat Bantul hingga 13 Juni 2024, Didominasi Akibat Kelalaian

Foto penanganan kebakaran mobil. /Istimewa.

Harianjogja.com, BANTUL—Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul mencatat dari Januari hingga 13 Juni 2024, ada sebanyak 68 kejadian kebakaran yang ditangani oleh jawatan tersebut. Adapun total kerugian dari kejadian tersebut sebanyak Rp857.450.000.

"Untuk penyebab kebakaran, lebih banyak karena kelalain yang mecapai 24 kejadian. Sedangkan korsleting listrik ada 21 kejadian, kebocoran gas ada 9 kejadian, kesengajaan ada 2 kejadian dan membakar sampah ada 6 kejadian," terang Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto, Kamis (13/6/2024).

BACA JUGA : Diduga Korsleting, Satu Unit Mobil Pikap Terbakar di Palbapang Bantul

Menurut Irawan, 68 kejadian kebakaran yang ditangani oleh jawatan tersebut terdiri dari 60 kejadian di Kabupaten Bantul yang masuk dalam wilayah manajemen kebakaran (WMK) di Kabupaten Bantul. Sedangkan sisanya, 5 kejadian di Kabupaten Bantul yang ada di luar WMK dan 3 kejadian di luar wilayah Kabupaten Bantul.

Adapun objek kebakaran paling banyak, kata Irawan adalah rumah dengan 18 kejadian. Selain itu ada tempat usaha dengan 8 kejadian, jaringan listrik dengan 7 kejadian, gudang dengan 3 kejadian, pabrik dengan 2 dengan kejadian, dan lahan dengan 2 kejadian.

"Lalu objek lain seperti rumpun bambu, sampah, kompor gas, kandang ternak ada 29 kejadian," kata Irawan.

Sementara pada 2023, berdasarkan data yang ada, menurut Irawan ada 371 kejadian kebekaran. 302 kejadian diantaranya terjadi pada musim kemarau atau pada Juni–November 2023. Dari jumlah tersebut 48 persennya atau 146 kejadian kebakaran karena membakar sampah.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada warga untuk mewaspadai potensi kebakaran karena sampah selama musim kemarau. Jika terpaksa harus membakar sampah, bakarlah sampah di lokasi yang aman. Apalagi saat ini, sudah mau mulai masuk musim kemarau," lanjut Irawan.

BACA JUGA : Sebuah Kandang Ayam di Bantul Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Disisi lain, saat ini Damkarmat Bantul kini terus menyiagakan personel dan armada untuk menghadapi potensi kebakaran saat musim kemarau. Saat ini ada 119 personel dan 7 unit armada Damkar yang disiapkan sebagai antisipasi kebakaran. "Jadi begitu ada kejadian, kami akan langsung bergerak," papar Irawan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online