Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Rangkapan layar video yang memperlihatkan sapi mati terlilit tambang sebelum disembelih untuk hewan kurban di Playen, Gunungkidul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah unggahan foto dan video yang menunjukan sapi dalam kondisi mati terlilit tali tambang viral di media sosial. Padahal sapi tersebut merupakan sapi kurban yang akan disembelih pada Senin (17/6/2024).
Video dan foto tersebut diunggah oleh akun @kim_padukuhandengok5 yang kemudian diunggah ulang oleh akun dengan pengikut banyak. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Gunungkidul. " Tragedi, kurban sapi di Masjid Salafiyah Dengok V, RT:15/05, Dengok, Playen batal karena sapi mati terjerat tali,” tulis akun itu, dikutip Senin (17/6/2024).
Dalam video tersebut terlihat seekor sapi mati dalam kondisi leher dan kakinya terlilit tali tambang di pohon. Alhasil sapi kurban itu gagal disembelih sebagai hewan kurban. Namun panitia menyampaikan informasi bahwa dengan matinya sapi kurban itu ada donatur yang mengganti.
"Alhamdulillah ada donatur, semoga membawa ketenangan dan berkah untuk semua baik yang memberi atau pun menerima. Aamiin," tulis akun itu di bagian unggahan lainnya.
Meski demikian banyak yang menyayangkan kejadian. Warganet menyebut itu karena keteledoran panitia dan panitia seharusnya bertanggung jawab.
"Bukan tragedi ini namanya ....ini kelalaian panitia kurban..tidak menghargai shohibul kurban ...sampai tidak ada yang jagain sapi sampai mati sebelum disembelih...gimana tanggungjawab panitia kurbannya...harusnya beli sapi pengganti utk tetep kurban...kasihan shohibul kurbannya udah iuran sapi malah mati sebelum dikurbankan," tulis akun @ra******.
"Panitia ne pie wii kog ra di awasi iso sampe kejiret rra konangan," tulis akun @sep****
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.