Apple Cetak Rekor Penjualan iPhone Tapi Terancam Krisis Chip
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Kantor Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul. Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul berupaya membentuk Relawan Pengawasan Partisipatif di 933 padukuhan untuk Pilkada 2024. Nantinya satu padukuhan diupayakan untuk ada satu relawan yang akan melakukan pengamatan terhadap berbagai tahapan Pilkada di wilayahnya.
"Dan, ini sedang kami usahakan. Sambil berjalan," kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho, Sabtu (22/6/2024).
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Minta Coklit Dilakukan Langsung kepada Pemilih
Menurutnya, relawan ini nantinya bukan ditunjuk oleh Bawaslu Bantul. Mereka merupakan relawan yang mau menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mengawal berbagai tahapan Pilkada 2024. Relawan ini, nantinya juga akan berkoordinasi dengan Panwascam dan pengawas desa dalam ketugasannya.
"Mereka nanti juga akan memberikan informasi ke kami dan Panwascam maupun pengawas desa, apabila ada potensi pelanggaran," lanjut Didik.
Didik mengugkapkan, keberadaan relawan ini penting, karena selama ini jumlah pengawas dari Bawaslu Bantul dan Panwascam serta pengawas desa masih terbatas. Diharapkan dengan adanya relawan ini maka, sejumlah kejanggalan atau kasus saat Pilkada berlangsung bisa cepat diketahui dan diselesaikan.
"Jadi teknisnya, mereka langsung berkoordinasi dengan Panwascam. Nanti mereka melaporkan terkait hal yang janggal di wilayahnya," ungkap Didik.
Karena relawan, maka Didik memastikan, tidak alokasi angaran ke para relawan. "Ini sebagai bentuk kesadaran masyarakat terkait dengan pengawasan partisipatif," ucap Didik.
Sementara terkait dengan tahapan pemilu yang saat ini berjalan, Didik mengungkapkan, Bawaslu akan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) secara langsung ke masyarakat. Selain itu Pantarlih juga harus menjalankan tugasnya untuk melakukan coklit secara mandiri atau tidak diwakilkan dengan orang lain.
BACA JUGA: Bawaslu Petakan Potensi Kerawanan Pilkada DIY 2024
Sebab, menurut Didik, dengan mendatangi langsung pemilih akan menghasilkan data yang akurat. Meskipun ada beberapa tantangan yang akan dihadapi terkait akurasi data pemilih. Untuk itu Bawaslu menerjunkan Panwaslu Kecamatan untuk mengawasi proses coklit yang akan mulai dilakukan pada Senin depan (24/6/2024).
"Kami ingin Pantarlih ini menjalankan tugas dengan baik dan akurat dalam hal data," ucap Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Harianjogja.com,JOGJA—Dunia seni rupa Indonesia kembali berduka, salah satu tokoh maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogy
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
Rehan/Gloria gagal ke final Taipei Open 2026 usai kalah dramatis dari wakil Jepang 17-21, 20-22. Indonesia tanpa gelar di Super 300 kali ini.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
CEO Microsoft Satya Nadella peringatkan perusahaan: jangan terlalu andalkan AI! Data sensitif bisa bocor dan bisnis hancur. Simak saran lengkapnya