Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ketua Kader Posyandu Lada 3, Indriana, beberapa waktu lalu./ist Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Posyandu Lada 3 RW 3 Pakuncen mewakili Kota Yogyakarta dalam Lomba Kader dan Posyandu Berprestasi Bidang Kesehatan Tahun 2024 tingkat nasional. Posyandu ini berhasil mewujudkan zero stunting.
Ketua Kader Posyandu Lada 3, Indriana, menjelaskan Posyandu Lada 3 memiliki inovasi Geber Ceting yaitu gerakan bersama cegah stunting. Dalam inovasi tersebut terdapat tiga program utama, yaitu Semar Centini, Balok Gunting dan Besti.
BACA JUGA: Kader Posyandu Dikerahkan untuk Pantau Gizi Anak di DIY
Semar Centini atau gerakan bersama cegah stunting sejak dini merupakan program CSR antara Posyandu Lada 3 dengan pelaku usaha di wilayah RT 3 Kelurahan Pakuncen. Sudah ada lima usaha yang telah berkolaborasi diantaranya Indomaret, Verose Batik, Lesehan Aldan, RD Wheels Part dan Hotel Forriz.
“Jadi kita tidak hanya memberikan tambahan makanan, tapi kita punya form untuk memantau apakah anak tambahan makanan ini habis atau hanya dimakan setengah. Kemudian pada hari itu juga dilihat kondisi anak sehat atau sedang sakit flu, batuk atau seperti apa. Jadi semuanya jelas kenapa si anak berat badanya tetap ataupun turun,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Kemudian program Besti, merupakan bersama sharing sahabat 03. Posyandu Lada 3 tidak hanya menyasar balita, yaitu lanjut usia dan remaja atau dewasa. Pada program ini, sasarannya remaja dan dewasa dengan salah satu kegiatannya jalan sehat, cek kesehatan dan pemberian tablet penambah darah.
“Sasaran dari Posyandu Lada 3 dari mulai bayi, balita, remaja, dewasa sampai lansia. Selain inovasi Geber Ceting, kita punya inovasi Maksi yaitu pemantauan ke rumah masyarakat hipertensi bagi para lansia dan R3 atau RW 3 Bugar kegiatannya senam masal,” kata dia.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat Arumi Wulansari mengatakan inovasi yang dibuat Posyandu Lada 3 sangat aplikatif dan bermanfaat. Programnya dapat dilakukan posyandu lainnya, menurut Arumi program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) 14 hari ini menjadi menarik karena ketelatenan para kadernya dalam melakukan pemantauan.
“Sangat luar biasa ya upaya pencegahan stuntingnya mempertahankan agar tetap zero stunting, di tempat mereka sudah tidak ada yang stunting tapi program PMT 14 hari ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, dipantau setiap harinya satu persatu ke setiap rumah,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Presiden Prabowo menjajal Kereta Nusantara Explorer dan menghadiri akad massal 62.000 KPR subsidi FLPP dalam kunjungan kerja di Jawa Tengah.
Pemkab Bantul memproses pengaktifan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan bebas kasus TKD berkekuatan hukum tetap.
Jogja menjadi salah satu pasar terbesar perekrutan kru kapal pesiar bagi PT Ratu Oceania Raya setelah Bali. Perusahaan perekrutan tenaga kerja itu bahkan memper
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.