Indonesia vs Malaysia 0-0 di Babak Pertama, Thom Haye Kartu Merah
Indonesia dan Malaysia masih 0-0 pada babak pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Thom Haye mendapat kartu merah dan Garuda bermain 10 pemain.
Korban jual beli apartemen Malioboro City menggelar aksi demontrasi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Korban jual beli apartemen Malioboro City kembali menggelar aksi demonstrasi untuk kesekian kalianya. Kali ini para korban menggelarnya di Kantor Kejati DIY, Senin (1/7/2024). Mereka menuntut penyelesaian kasus tersebut.
Para korban yang tergabung dalam Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susu Apartemen Malioboro City (P3SRS) menggelar aksi dengan mengarak tumpeng dengan mengendarai truk tronton menyusuri jalanan utama kota Jogja menuju ke Kantor Kejaksaan Tinggi.
Truk tronton yang dilengkapi dengan seperangkat pengeras suara tersebut dan ditempeli berbagai macam spanduk berisi tuntutan para korban apartamen Malioboro City menyusuri sehingga menarik perhatian masyarakat. Sejumlah spanduk tersebut di antaranya bertuliskan Aksi Gerakan Massa, Suara Rakyat Menuntut Keadilan.
"Kami datang untuk menanyakan kasus apartemen Malioboro City, di mana kasus hukumnya masih jalan di tempat. Kami sudah 11 tahun menunggu adanya penerbitan sertifikat hak milik di mana kami semua telah membayar lunas sejak awal," kata Ketua P3SRS Edi Hardiyanto kepada wartawan.
Mereka membacakan sejumlah tuntutan kemudian menemui jajaran Kejaksaan Tinggi yang diterima oleh Aspidum Kejati DIY Aspidum Agustinus Octavianus Mangotan beserta jajarannya. P3SRS menerima penjelasan jika berkas dari penyidik yang sudah diserahkan ke Kejati DIY telah dikembalikan lagi ke Penyidik dalam hal ini Polda DIY pada tanggal 12 Juni 2024.
"Kami beberapa waktu lalu telah mendatangkan saksi ahli Profesor Mudzakir. Sehingga nantinya kami akan mendatangkan lagi saksi ahli untuk melengkapi dan menambah keterangan yang sudah ada," ujarnya. Para korban apartemen Malioboro City yang tergabung P3SRS menuju ke Mapolda DIY dengan mengendarai truk tronton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia dan Malaysia masih 0-0 pada babak pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Thom Haye mendapat kartu merah dan Garuda bermain 10 pemain.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.