KPK Bongkar Dugaan Fadia Arafiq Intervensi Pilkada Pekalongan
KPK menduga Fadia Arafiq intervensi Pilkada Pekalongan 2024. Simak fakta OTT, aliran dana Rp19 miliar, dan kasusnya.
Edukasi kesehatan menyasar masyarakat. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Penggunaan bahan tambahan makanan (BTM) berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu masyarakat perlu diedukasi untuk meminimalkan penggunaan BMT khususnya pada balita dan lansia.
Mahasiswa yang tergabung dalam Tim PPK Ormawa BEMF Farmasi Universitas Ahmad Dahlan menggelar edukasi kesehatan dengan menyasar warga Padukuhan Gerjo, Desa Grogol, Paliyan, Gunungkidul. Implementasi Program Ayo Sehat itu diikuti sedikitnya 40 peserta dari para kader posyandu, ibu-ibu peserta posyandu serta bapak/ibu lansia.
"Kegiatan diawali dengan penyuluhan dengan topik Makanan Sehat dan Waspada Bahan Tambahan Makanan atau BTM bagi kader dan ibu-ibu peserta posyandu," kata Dosen Pendamping PPK Ormawa Dwi Utami.
BACA JUGA :Jumlah ODGJ di Kota Jogja Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot
Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan bahan tambahan makanan dalam jumlah berlebihan. Khususnya pada makanan terutama jajanan anak. Penyediaan menu makan sehat, murah, dan mudah tanpa mengurangi nilai gizi yang dibutuhkan menjadi salah satu kunci utama kesehatan balita dan anak sekolah.
"Edukasi terkait penggunaan BTM ini penting dilakukan, agar makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi. Kami memberikan buku panduan sederhana menyusun menu," ujarnya.
Kegiatan itu juga menyasar pra lansia dengan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas dan mahasiswa Tim PPK Ormawa. Meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, pemeriksaan gula darah dan pencatatan pola hidup dan pola makan. Peserta yang mengalami keluhan penyakit sesuai dengan hasil pemeriksaan kesehatan memperoleh informasi kesehatan dan obat.
Ketua Kader Posyandu Gerjo Paliyan Gunungkidul Suyati menilai kegiatan Ayo Sehat ini sangat bermanfaat karena mengedukasi masyarakat. Ia berharap program serupa dapat berlanjut pada inisasi program posyandu lansia dan pelatihan keterampilan kader dalam penggunaan alat kesehatan untuk skrining kesehatan lansia.
Salah satu peserta Sukinem menyambut baik kegiatan tersebut karena menyasar semua usia. Pada anak dapat menjadi model pembelajaran bagi anak usia pra maupun sekolah. "Selain itu, para ibu balita juga mendapatkan penyuluhan kesehatan dan pemberian obat cacing dan makanan tambahan untuk balita oleh petugas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menduga Fadia Arafiq intervensi Pilkada Pekalongan 2024. Simak fakta OTT, aliran dana Rp19 miliar, dan kasusnya.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.
Hasil undian Indonesia Open 2026 membuat sejumlah wakil Indonesia langsung menghadapi lawan berat sejak babak pertama.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.