Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Suasana Depo Mandala Krida setelah dilakukan pengosongan sampah, Jumat (12/7)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
JOGJA—Belum lama ini, Pemkot Jogja melakukan upaya pengosongan depo. Tepatnya pada 9-11 Juli 2024, sampah dari seluruh depo di Kota Jogja diangkut. Jumlahnya mencapai 1059,184 ton. Seluruhnya diangkut menggunakan 252 armada.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menyebut ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Jogja dalam mengatasi masalah sampah. Tumpukan sampah kini tak lagi terjadi di depo.
Namun, di sisi lain Sugeng tak bisa memastikan depo bisa 100% bersih dari sampah. "Depo merupakan transit poin. Akan selalu ada sampah di sana untuk selanjutnya dikelola di TPS3R," ujar Sugeng di Balai Kota Jogja, Jumat (12/7/2024).
Sugeng menambahkan, pengosongan depo bukanlah satu-satunya upaya Pemkot Jogja dalam menangani sampah. Sejauh ini, Pemkot Jogja telah menerapkan strategi double track dari sisi pemerintah maupun masyarakat.
Penanganan di hilir terus dilakukan. Pemkot Jogja mengandalkan tiga lokasi TPS 3R, yakni TPS 3R Nitikan, Kranon, dan Karangmiri.
Namun, Sugeng mengakui dari ketiga lokasi itu belumlah bisa menyerap keseluruhan produksi sampah di Kota Jogja. Dari 200 ton sampah reguler yang harus diolah, baru mampu menyerap sebanyak 140-160 ton per hari. "Sisanya [yang belum terolah] memanfaatkan lokasi yang di Piyungan khususnya 2.500 meter persegi pinaringan dari Ngarsa Dalem, kami jadikan tempat pengolahan sampah," imbuh Sugeng.
Di sisi lain, masyarakat juga diajak untuk ikut serta mengolah sampah mulai dari sumbernya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemilahan sampah.
Masyarakat kembali harus melakukan penyesuaian pembuangan sampah di depo. Pasalnya, mulai hari ini Pemkot Jogja memberi jadwal tersendiri tergantung pada jenis sampahnya.
Misalnya, sampah residu anorganik hanya diterima di hari Senin dan Kamis. Sementara, sampah residu organik hanya diterima pada hari Selasa, Jumat, dan Sabtu "Hari Rabu dan Minggu depo libur," ucapnya.
Setelah gerakan zero sampah anorganik digaungkan pada awal 2023 lalu, Pemkot Jogja kembali menggaungkan gerakan Organikkan Jogja.
Konkretnya, Pemkot Jogja akan menargetkan 23.750 KK di Kota Jogja punya biopori. Pemkot Jogja akan turut melakukan pemantauan by name by address. "Juga ada aktivasi biopori eksisting sebabnyak 10.250 titik," kata Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Mbah Rabikem, 80 tahun, masih setia membuat jenang upih khas Sleman. Kuliner tradisional ini diracik hingga 7 jam dan selalu ludes terjual.
Pendiri Telegram Pavel Durov masuk DPO internasional Rusia dan terancam hukuman seumur hidup atas dugaan memfasilitasi terorisme.
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.