Video Viral Olok-olok Korban MBG, Pegawai SPPG Muntuk Ditegur BGN
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Pengurus dan peneliti LSP Indo saat memaparkan hasil survei elektabilitas bakal calon Walikota Jogja periode 2024-2029 pada Senin (15/7/2024) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Afnan Hadikusumo menjadi sosok yang meraih elektabilitas tertinggi di kalangan anak muda sebagai Wali Kota Jogja periode 2024-2029 berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei dan Penelitian Indonesia (LSP Indo).
Direktur Eksekutif LSP Indo, Ilham Agung Satrio mengatakan survei itu dilakukan sejak 12-20 April 2024 lalu.
Adapun, metodologi yang dipakai yakni multi-stage random sampling dengan melibatkan 213 responden. Target responden yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
"Hasil survei ini bukan sebagai penentu kepala daerah Kota Jogja ke depannya. Karena kondisi politik masih dinamis dan berubah, kami akan mengawal pesta demokrasi sampai 27 November 2024 mendatang," katanya, Senin (15/7/2024).
Adapun jika ditilik berdasarkan gender, kata dia, ada sebanyak 64,8% responden laki-laki dan 35,2% perempuan. Dari angka itu, Kemantren Umbulharjo jadi penyumbang responden yang paling banyak dengan jumlah 49 orang (23%).
"Kemudian sebanyak 98,1 persen responden sebelumnya sudah pernah menggunakan hak pilih dan sisanya belum pernah," terangnya.
Peneliti LSP Indo, Rendi Harsono memaparkan ada lima tokoh yang disurvei pada kesempatan itu yakni Afnan Hadikusumo, Singgih Raharjo, Heroe Poerwadi, Eko Suwanto dan Imam Priyono.
Pihaknya membagi klaster survei berdasarkan beberapa kelompok yakni usia, latar belakang ekonomi dan pendidikan.
Dari 213 responden yang disurvei sebanyak 131 atau 60,6% memilih Afnan sebagai Wali Kota Jogja; 40 orang (20,8%) memilih Singgih; 27 orang (12,5%) memilih Heroe; sedangkan sisanya yakni 10 orang (4,6%) memilih Eko Suwanto; dan Imam Priyono dipilih oleh tiga orang (1,4%).
"Responden memilih Afnan alasannya karena sudah teruji, visioner dan anti korupsi. Kemudian alasan memilih Singgih karena merakyat dan berpengalaman. Sementara Heroe karena lebih baik, mampu dan berpengalaman. Eko dipilih karena tegas dan cekatan serta Imam karena audah teruji dan terbukti," katanya.
BACA JUGA: Pilkada Jogja, Ini Dia Nama-Nama yang Sudah Dijaring
Kemudian berdasarkan kelompok usia, sebanyak 60,2% anak muda usia 20-44 tahun responden memilih Afnan sebagai Wali Kota Jogja, selanjutnya sebanyak 62,9% usia 45-60 tahun juga memilih Afnan.
Pun demikian dengan usia lanjut, sebanyak 65% juga memilih anggota DPD RI itu. "Di kalangan anak muda Afnan masih paling tinggi disusul Singgih 19,5 persen, Heroe 10,3 persen dan Eko 9,2 persen," ungkapnya.
Selanjutnya berdasarkan latar belakang pendidikan diploma sampai strata 3 sebanyak 64,8% memilih Afnan; 20,4% memilih Singgih; 9,9% Heroe; 4,3% Eko; dan 0,6% memilih Imam Priyono.
Sementara berdasarkan latar belakang ekonomi baik itu kalangan menengah atas dan pendapatan rendah secara berurutan memilih Afnan, Singgih, Heroe, Eko dan Imam.
Dengan begitu, pihaknya berkesimpulan bahwa, Afnan menjadi calon dengan keunggulan di seluruh kalangan usia responden.
Alasan bersih dari korupsi menjadi yang utama. Heroe dan Singgih masih menjadi lawan kuat Afnan, bedanya Singgih menjadi nomor 2 di kalangan anak muda dan dewasa, Heroe nomor 2 populer di kalangan usia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.