1001 Pembatik Akan Membatik Serentak di Malioboro, Kadin DIY Bidik Generasi Muda
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Ilustrasi pembuaan Bantul Creative Expo 2023./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi dan UKM Bantul (DKUKMPP) Bantul akan menggelar Bantul Creative Expo mulai akhir bulan ini, tepatnya pada 25 Juli 2024 sampai 4 Agustus 2024. Event tersebut digelar untuk mempromosikan produk UMKM.
Plt Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan Bantul Creative Expo 2024 merupakan upaya Pemkab Bantul dalam melindungi, memperdayakan dan memajukan UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal untuk peningkatan kreativitas, inovasi, dan promosi baik tingkat regional, nasional dan internasional.
“Bantul Creative Expo 2024 diselenggarakan dengan tujuan menjadi sarana promosi produk-produk UMKM dan hasil inovasi pembangunan daerah,” ujarnya di Kantor DKUKMPP Bantul, Selasa (16/7/2024).
Dia menuturkan Bantul Creative Expo 2024 akan diikuti oleh 101 stan dari lembaga pemerintah, perbankan, UKM mitra dan binaan pemerintah seperti Dekranasda, HIMKI, Asmindo, dan Iwapi. Selain itu ada pula 190 UMKM yang menyajikan berbagai produk-produk kerajinan, makanan, minuman, fesyen, barang-barang kebutuhan rumah tangga, produk-produk herbal dan kuliner.
BACA JUGA: Ada Pameran Kerajinan Wayang di AKN Seni dan Budaya Yogyakarta Sepanjang Juli 2024, Gratis!
Dalam event tersebut jua akan ada pameran produk unggulan dari UKM/IKM. Ada pula stock sale furniture dan craft export. Beberapa pelaku usaha juga akan melakukan kurasi produk UMKM.
Dia berharap event tersebut mampu meningkatkan daya saing UMKM di kancah nasional hingga internasional. Dengan begitu, menurutnya akan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Bantul.
“Kami berharap event ini dapat menjadi ajang promosi UMKM, sehingga dapat mendukung Bantul dalam mewujudkan Kabupaten Bantul menjadi Kota Kreatif jejaring dunia dan Indonesia, serta meningkatkan PDRB masyarakat Bantul,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.