Kecelakaan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi, Masinis Jadi Tersangka
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Petani di Gunungkidul diimbau untuk menyimpan hasil panen untuk menjaga ketahanan pangan keluarga mengantisipasi krisis pangan akibat El Nino.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono di Gunungkidul, Selasa, mengatakan pada 2024, El Nino atau bencana kekeringan melanda secara global termasuk Gunungkidul yang berakibat pada mundurnya musim tanam sampai Januari 2024 akhir baru terjadi curah hujan untuk permulaan musim tanam pertama di Gunungkidul.
Namun demikian sampai dengan April 2024 telah berhasil panen padi 45.530 hektare dengan produksi mencapai 213.431 ton gabah kering giling (GKG). Selain itu, panen jagung mencapai 42.453 hektare dengan produksi 244.745 ton pipil kering.
"Dengan produksi ini, maka cadangan pangan masyarakat Gunungkidul aman untuk konsumsi satu tahun ke depan dengan catatan hasil padi disimpan di rumah tangga petani sedang hasil jagung dijual," kata Raharjo, Selasa (16/7/2024).
Ia mengatakan pada musim kedua tanam di Gunungkidul ternyata dampak kekeringan masih terasa karena kemarau datang lebih cepat yaitu Mei sudah tidak ada hujan, yang berakibat kekeringan melanda pertanaman baik padi maupun jagung.
BACA JUGA: Terjadi 209 Pelanggaran Lalu Lintas di Bantul pada Hari Pertama Operasi Patuh Progo 2024
Luas tanam existing pada masa tanam kedua di kisaran 7.600 hektare. Namun terjadi kekeringan di seluruh kapanewon di Gunungkidul, dan dua kapanewon dengan luas gagal panen terluas, yakni Semin dan Ngawen. Kekeringan puso di Semin seluas 242 hektare, dan di Ngawen seluas 178 hektare.
Kondisi demikian sangat berpengaruh pada kebutuhan air irigasi pertanian, dengan beberapa lokasi pertanaman masih tersedia sumber air dan ada sebagian pertanaman yang ada tidak ada sumber air.
Raharjo mengatakan upaya yang dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul terkait dengan bencana kekeringan adalah pemberian rekomendasi BBM solar bersubsidi untuk operasional pompa air tanah dalam sehingga beaya lebih murah dan terjangkau petani.
"Rekomendasi diberikan kepada kelompok tani atau P3A pengelola pompa irigasi untuk menyelamatkan tanaman padi dan palawija lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.