Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat berbicara dalam acara pelatihan ternak bebek bagi penyandang disabilitas di Celan, Trimurti, Srandakan, Bantul./ bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mendorong kemandirian penyandang disabilitas melalui pelatihan ternak bebek bagi Paguyuban Difabel Difa Murti Kapanewon Srandakan di Celan, Trimurti, Srandakan, Bantul. Pelatihan tersebut digelar oleh Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslihmengatakan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung peningkatan kemandirian bagi komunitas difabel. Pemkab Bantul juga menyerap aspirasi dari lingkungan difabel dan untuk selanjutnya direalisasikan secara bertahap.
“Pemerintah terus melakukan upaya-upaya memberikan bantuan dan keterampilan bagi para penyandang disabilitas agar lebih produktif, mampu mandiri dan sejahtera. Pemerintah juga menyerap berbagai macam aspirasi dari lingkungan penyandang disabilitas ini untuk kemudian setahap demi setahap kita tindak lanjuti. Kegiatan program pemerintah ini terus kita tingkatkan,” katanya, Kamis (18/7/2024) dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul.
Halim mengatakan pelatiha itu juga merupakan bagian dari optimalisasi Pemerintah Daerah dalam memberikan kesempatan penyandang disabilitas mendapatkan keterampilan, kompetensi serta penguasaan diberbagai bidang keahlian.
Kegiatan tersebut juga sesuai amanat Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016, bahwa penyandang disabilitas atau difabel berhak mendapat pelatihan, untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan.
BACA JUGA: TPSS Gadingsari Penuh, Lurah Gadingsari: Sudah Tidak Ada Tempat Lagi
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Mujahid Amrudin mengatakan kegiatan pelatihan ini diikuti oleh lima kelompok penyandang disabilitas yang terdiri dari 20 penyandang difabel. Kegiatan itu guna memberdayakan penyandang difabel agar tetap produktif ditengah keterbatasan.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen untuk memfasilitasi penyandang disabilitas agar lebih produktif dan memiliki keahlian kerja. kedua memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam mengelola usaha peternakan sehingga mampu berwirausaha,” terang Mujahid.
Sementara materi pelatihan terdiri dari pelatihan ternak bebek dan sosialisasi bantuan modal usaha oleh BAZNAS Kabupaten Bantul. Sementara narasumber pada pelatihan ini adalah praktisi peternakan bebek dan dari BAZNAS Kabupaten Bantul. Disnakertrans juga telah melaksanakan lima paket pelatihan bagi penyandang disabilitas di empat Kapanewon selama tahun 2024 berupa pelatihan ternak bebek, ayam dan pelatihan tata boga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.