Nyeri Haid Bikin Tak Bisa Bergerak? Ini 8 Cara Alami Meredakannya
Nyeri haid sering mengganggu aktivitas? Simak 8 cara alami meredakan kram menstruasi tanpa selalu bergantung pada obat pereda nyeri.
Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah persoalan memaksa Bantul kian dekat dengan Darurat Sampah. Meski begitu, Pemkab dan DPRD Bantul tetap optimistis program Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama) bisa terealisasi meski memang tetap dibutuhkan kerja keras dan kesepahaman dari masyarakat terkait dengan pengolahan sampah di wilayahnya.
"Saya optimistis program program Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama) bisa tercapai. Sebab, kalau hanya selesaikan sampah di Kabupaten Bantul saja, saya optimistis," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Jumat (19/7/2024).
Diberitakan sebelumnya, Darurat Sampah semakin membayang di Bumi Projotamansari. Hal ini dipengaruhi bebeapa alasan. Selain penolakan warga terhadap proyek pembangunan TPSS, kondisi TPST di Wonoroto, Kapanewon Sanden juga semakin penuh.
Tak heran jika Pemkab meminta izin Pemda DIY untuk bisa membuang sampah ke TPA Piyungan.
Untuk mencapai Bantul Bersama, kendalanya kini adalah ketika Pemkab Bantul harus menampung dan menyediakan instalasi pengolahan sampah untuk sampah yang berasal dari luar Bantul, yakni dari Kota Jogja. Sebab, diungkapkan oleh Halim, saat ini banyak pengusaha sampah di Bantul yang mengambil sampah dari Kota Jogja.
"Karena kami harus sediakan instalasi pengolahannya. Yang ada kan, warga kita berusaha mendapatkan uang ya kita dukung. Sampah Kota Jogja dibawa pengusaha Bantul dimasukkan ke Bantul lalu minta fasilias pengolahannya," lanjut Halim.
BACA JUGA: Darurat Sampah, Pemkab Bantul Minta Izin Buang Sampah ke TPA Piyungan
Untuk itu, Halim mengaku saat ini Pemkab Bantul telah merencanakan membangun satu atau dua TPST untuk melengkapi TPST yang saat ini dibangun, yakni TPST Dingkikan, TPST Modalan, ITF Bawuran dan ITF Niten. Hanya saja, terkait pembangunan TPST yang baru tersebut, Halim masih irit bicara. "Lokasinya dimana? ya, nanti akan kami tentukan. Yang jelas, saya yakin program Bantul Bersama itu selesai di 2025," tandas Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nyeri haid sering mengganggu aktivitas? Simak 8 cara alami meredakan kram menstruasi tanpa selalu bergantung pada obat pereda nyeri.
Kemendikdasmen ubah jadwal TKA SMA 2026 dimajukan dan diperpanjang jadi 4 hari dengan skema ujian baru.
WHO memperingatkan wabah Ebola varian Bundibugyo di Afrika Tengah menyebar cepat dan menyebabkan ratusan kematian. Gejalanya mirip flu biasa.
Cara keluar dari Safe Mode HP Samsung dengan 5 langkah mudah agar ponsel kembali normal tanpa harus ke servis.
Mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki meninggal dunia saat glamping di Posong Temanggung. FIB UGM sampaikan duka dan tunggu hasil penyelidikan polisi.
Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen tersingkir di babak pertama French Open 2026 setelah kalah tiga set dari Bouzkova/Sorribes.