Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Penampilan seni yang ditampilkan oleh siswa di sekitaran Wirobrajan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Sabtu (20/7) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Kelurahan Wirobrajan menggelar peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Paguyuban Sumarah, Sabtu (20/7/2024).
Ada berbagai rangkaian acara di dalamnya. Mulai dari penampilan seni dari berbagai sekolah di lingkungan Wirobrajan hingga talkshow edukasi yang ditujukan kepada orang tua. Ada juga berbagai produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Wirobrajan turut memeriahkan acara ini.
Peringatan Hari Anak Nasional ini turut dikomandoi oleh Desa Kelurahan Layak Anak (Dekelana) Kelurahan Wirobrajan dan Forum Anak Kelurahan Wirobrajan yang merupakan program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Ketua Dekelana Kelurahan Wirobrajan Gatot Sunardi menuturkan pihaknya mengambil tema Stop Pernikahan Usia Anak.
Dia mengaku prihatin dengan bebasnya pergaulan anak zaman sekarang. Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi yang belum bisa digunakan secara bijak oleh anak, sehingga menimbulkan dampak buruk.
Dia juga prihatin, saat ini banyak berita kehamilan yang terjadi pada anak. Gatot mengaku tak tahu persis soal kejadian kehamilan anak di Wirobrajan. Hanya, dia kerap mendengar keluhan dari masyarakat.
"Keluhan RW sana sini seperti itu. Anak-anak SMP berpacaran dan tidak bisa mengendalikan akhirnya melakukan perbuatan di luar norma," ujar Gatot saat ditemui di Pendopo Paguyuban Sumarah, Sabtu (20/7/2034).
Dia menambahkan, anak terbilang masih labil. Mereka cenderung belum bisa mengendalikan diri. Itulah sebabnya banyak anak yang kemudian terjerumus melakukan kenakalan anak atau kenakalan remaja.
Menurut Gator, faktor lingkungan dan keluarga menjadi penting. Kerap kali orang tua kurang memberi perhatian pada anak.
BACA JUGA: Kota Jogja Diusulkan Menjadi Kota Kreatif Dunia
"Makanya, hari ini kami turut mengundang para orang tua dan kami beri edukasi dalam bentuk kegiatan talkshow," katanya.
Lurah Wirobrajan Sri Suwardani menuturkan untuk menekan angka pernikahan anak, pihaknya turut menggandeng KUA Kemantren Wirobrajan. Para calon pengantin akan diberi edukasi sebelum menjalani pernikahan.
Di sisi lain, Dani, sapaannya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak. Dibuktikan dengan Kelurahan Wirobrajan yang telah ditetapkan sebagai Kelurahan Layak Anak sejak 2018. Sebanyak 12 RW di Kelurahan Wirobrajan juga telah dinobatkan sebagai RW Layak Anak.
"Sudah ada area bermain di RW, kemantren, dan puskesmas. Ada ruang terbuka hijau publik juga untuk anak-anak. Segala kegiatan kita bisa penuhi untuk kenyamanan anak-anak," kata Dani. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.