Pengamat UI Minta RI Kurangi Ketergantungan Energi Impor
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Pernikahan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus pernikahan dini di Gunungkidul mencapai ratusan kasus, per November 2023. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Kabupaten Gunungkidul, mengintensifkan sosialisasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pencegahan pernikahan dini kepada pelajar di tingkat sekolah menengah atas.
Kepala Dinsos P3A) Gunungkidul Asti Wijayanti di Gunungkidul, Jumat, mengatakan mulai November dan puncaknya hari ini, ada dua kegiatan utama yakni sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan pencegahan TPPO pada tiga SMA, salah satunya SMA 2 Wonosari.
Kasus pernikahan dini di Gunungkidul sendiri, kata dia, terus meningkat. Terakhir pada November mencapai 172 kasus.
"Untuk TPPO belum ada laporan, namun tetap menjadi perhatian bersama. Seringnya menjadi penyebab utama terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak yakni kemiskinan dan rendahnya pendidikan," kata Asti.
Salah satu upaya untuk menekan kasus tersebut, kata dia, Dinsos P3A menandatangani kerja sama dengan Pengadilan Agama Wonosari tentang layanan konseling dalam perkara dispensasi kawin, permohonan rekomendasi dalam perkara pengangkatan anak langsung, dan pendampingan terhadap perempuan korban kekerasan dalam perkara perceraian.
BACA JUGA: Pengumpulan Data Lokasi Pengguna Maps Dihentikan Google, Tingkatkan Privasi Pengguna
"Kami harap dengan kerja sama ini dapat menekan tingginya angka kasus di Gunungkidul," katanya. Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan tidak hanya kemiskinan dan pendidikan, namun juga pengaruh dari media sosial.
"Tidak sedikit anak-anak kita, bahkan orang tuanya yang terjerat kasus karena media sosial, seperti salah salah satunya penipuan, hoaks, dan diskriminasi," katanya.
Bupati juga berpesan kepada siswa SMA 2 Wonosari Gunungkidul yang turut menjadi peserta acara untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin.
"Gantungkan cita-citamu setinggi mungkin, fokus ke sekolah dan pendidikan terlebih dahulu, karena kalian generasi-generasi emas penerus bangsa ke depan dan menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Putri Andriani Juficha, Miss Earth Indonesia 2025, meninggal dunia di usia 26 tahun. Berikut profil, pendidikan, dan prestasinya.
Persib Bandung hadapi Sabah FC di Bali dengan 14 pemain absen. Igor Tolic istirahatkan 7 pemain Timnas, Danijel Loncar belum siap. Laga pertama Training Camp
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Penelitian terbaru ungkap ChatGPT-4 mampu memprediksi kepribadian, pendapatan, hingga pendidikan manusia. Anehnya, pertanyaan berbasis astrologi buatan AI justr
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.