Pemkab Sleman Segera Tunjuk Plt Lurah Condongcatur
Pemkab Sleman akan menetapkan Plt Lurah Condongcatur pekan ini sebagai tindak lanjut status tersangka Reno Candra Sangaji dalam kasus dugaan penyalahgunaan.
Sejumlah kambing Kaligesing mengikuti kontes Piala Raja Kambing Kaligesing di Desa Wisata Nganggring, Desa Girikerto, Kecamatan Turi.Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul bersama kelompok ternak di Kalurahan Nglanggeran, Patuk akan mengembangkan kampung kambing perah.
Kepala Bidang Bina Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul, Suyanto mengatakan pengembangan tersebut nantinya akan menjadi wisata edukasi yang terintegrasi dengan paket wisata Nglanggeran. "Ya kami berencana memfokuskan pengembangan kambing perah di Kalurahan Nglanggeran," katanya, Sabtu (20/7/2024)
BACA JUGA: Menparekraf Harapkan Desa Wisata Krebet Bantul Naik Kelas dan Susul Desa Nglanggeran
Pengembangan peternakan kambing perah di Nglanggeran sudah dimulai sejak 2014. Ketika itu, Pemerintah DIY memberi bantuan kambing juga. Sejak itu, Pemkab Gunungkidul mendirikan sentra produksi susu kambing. Saat ini, ada juga warga yang terjun dalam bisnis penjualan peranakan Kambing Etawa dan Sanen.
“Kami sedang mengusulkan dana keistimewaan untuk mengembangkan kampung ternak. Di situ nanti ada semacam pusat latihan, budidaya kambing perah. Kami usulkan untuk Kambing Sanen,” kata Suyanto.
DPKH juga mengusulkan pengadaan enam belas Kambing Sanen. Harga satu ekor Kambing Sanen mencapai sekitar Rp9 juta. Selain itu, di Kalurahan Nglanggeran juga akan dibangun tempat pembuatan pupuk dan pengolahan pakan kambing. Lokasi peternakan ini akan menjadi semacam lahan terbuka hijau dengan daya tarik wisata edukasi budidaya kambing perah.
Ketua Kelompok Ternak Purbaya Nglanggeran Wetan, Subali mengatakan kelompoknya diusulkan DPKH Gunungkidul untuk mendapat danais untuk modal pengembangan kampung ternak.
“Kalau peternakan sudah ada untuk kambing perah. Pendampingan dari Provinsi dan Kabupaten juga terus dilakukan,” kata Subali.
Menurut dia, Kelompok Ternak Purbaya diusulkan untuk mendapat danais, karena di sana belum ada wisata edukasi ternak. Padahal, wisata edukasi ternak ini akan menjadi bagian penting dari destinasi wisata minat khusus Gunung Api Purba. Paket wisata edukasi ternak ini akan dimasukkan dalam paket Desa Wisata Nglanggeran.
Subali mengusulkan pengadaan kambing dari danais untuk kambing sapera. Kambing ini merupakan persilangan dari Kambing Sanen dan Peranakan Etawa (PE).
Di Kelompok Ternak Purbaya sudah ada 25 kambing perah baik jenis PE maupun Sapera. Tidak semua kambing dapat diambil susunya setiap hari. Produksi susu satu kambing per bulan mencapai sekitar 30 liter. Per liter susu di tingkat peternak dijual Rp20.000. Susu ini juga diolah menjadi susu bubuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman akan menetapkan Plt Lurah Condongcatur pekan ini sebagai tindak lanjut status tersangka Reno Candra Sangaji dalam kasus dugaan penyalahgunaan.
Pemkab Sleman menggandeng BSI untuk memperluas pembayaran pajak digital guna mengejar target penerimaan pajak daerah Rp1,3 triliun.
BI Rate naik menjadi 5,5%. APPI menilai dampak terbesar akan dirasakan nasabah baru yang mengajukan kredit karena bunga berpotensi meningkat.
BKPSDM Kota Jogja mengingatkan ASN yang live media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja berpotensi melanggar disiplin dan terkena sanksi.
Sebanyak 200 guru DIY mengikuti pelatihan AI dari Microsoft Elevate untuk mendukung pembelajaran, penilaian siswa, dan efisiensi administrasi.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp75.700 per kg, sementara telur ayam ras Rp30.200 per kg menurut data terbaru PIHPS Bank Indonesia.