Nakhoda Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati (Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ketua DPRD Kabupaten Kulonprogo, Akhid Nuryati meminta pemerintah setempat memberikan perhatian khusus pengembangan kawasan pertanian organik di Kalurahan Jatisarono seluas 250 hektare.
Akhid Nuryati di Kulonprogo, Sabtu, mengatakan petani di kawasan Jatisarono dan Kembang kesulitan mendapatkan pupuk, sehingga sebagian ada yang mulai beralih ke pertanian yang menggunakan pupuk kimia.
"Pertanian organik ini meningkatkan nilai jual hasil panen, seperti yang Padi Menor Organik. Kami minta kawasan pertanian organik ini dipertahankan. Kami minta dinas teknis kembali memetakan permasalahan kelanjutan kawasan pertanian organik," kata Akhid.
Ia mengatakan, pengembangan kawasan harus didukung anggaran dan pengawasan, sehingga persoalan di masyarakat langsung dapat ditangani.
"Kalau dikembangkan kawasan pertanian organik, harus disiapkan sarana dan prasarana pendukung lainnya," katanya.
Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo Yuliyantoro mengatakan dirinya meminta pemerintah memasang nomor telepon layanan aduan di setiap kios pupuk. Sehingga persoalan pupuk langsung dapat ditangani.
BACA JUGA: Diusulkan Jadi Geopark Nasional, Kawasan Geologi Kulonprogo Dikembangkan ke Eduwisata
Persoalan pupuk tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, tetapi juga ada dari kepolisian dan kejaksaan.
"Kami minta pengawasan terhadap distribusi hingga ketersediaan pupuk ditingkatkan," katanya.
Ketua Kelompok Tani Sri Mulyo Jatisarono Sumarjono mengatakan, lahan persawahan di Jatisarono ditetapkan sebagai kawasan pertanian organik. Namun tidak ada alokasi pupuk organik bagi petani, sehingga petani harus mencari pupuk organik ke mana-mana.
Pada awal pengembangan kawasan pertanian organik, petani diberikan bantuan sapi. Harapannya petani dapat mencukupi kebutuhan pupuk organik secara mandiri.
"Kebutuhan pupuk organik harus beli, dan sebagian petani mulai menggunakan pupuk kimia karena produksi pertanian lebih banyak," katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Drajad Purbadi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait pengembangan Kawasan Pertanian Organik Jatisarono. Pengembangan kawasan ini juga sudah didukung infrastruktur hingga ternak, sehingga mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri.
"Kami akan mengkaji letak permasalahannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.