Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
JKN terus menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing
Pencanangan program padat karya bersumber dari Danais dilakukan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, di Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, Senin (15/7/2024)./Istimewa
BANTUL—Pemkab Bantul tetap melanjutkan program padat karya infrastruktur karena bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga membangun infrastruktur yang mendukung mobilitas barang dan jasa di wilayah ini sehingga dapat mendorong perekonomian perdesaan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memaparkan proyek padat karya 2024 ini telah menyerap ribuan tenaga kerja. Padat karya menjadi salah satu metode untuk mengembangkan infrastruktur perdesaan karena efek positifnya yang langsung dirasakan masyarakat. “Program ini tidak hanya memberikan pekerjaan bagi masyarakat setempat tetapi juga meningkatkan infrastruktur perdesaan, seperti pembangunan jalan cor blok yang mendukung aktivitas masyarakat seharihari,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Pada tahun anggaran 2024 ini, padat karya yang digulirkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul ada sebanyak 526 titik lokasi padat karya, dengan sebagian besar didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul, APBD DIY, dan Dana Keistimewaan.
Kepala Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti menambahkan kegiatan pengerjaan fisik padat karya 2024 yang bersumber dari BKK Pemda DIY senilai Rp32,4 miliar sudah selesai dikerjakan sejak 12 Juni hingga 6 Juli lalu.
Ada sebanyak 300 lokasi padat karya yang bersumber dari anggaran BKK Pemda DIY 2024, dengan rincian sebanyak 276 lokasi dengan masing masing lokasi Rp100 juta dan sebanyak 24 lokasi dengan anggaran masing masing sebesar Rp200 juta.
Dia mengatakan setiap lokasi padat karya melibatkan pekerja dari masyarakat setempat, yaitu sebanyak 26 orang tiap lokasi di sebanyak 276 lokasi, sementara 24 lokasi padat karya melibatkan sebanyak 52 orang, tenaga kerja meliputi tukang, pekerja dan ketua kelompok.
Kemudian saat ini masih berlangsung padat karya yang bersumber dari danais di 50 titik se-Bantul dengan melibatkan 34 pekerja tiap titik karena anggaran per titiknya Rp55 juta. “Sejauh ini pengerjaan fisik padat karya lancar, tidak ada halangan berarti,” katanya.
Wakil Ketua DPRD DIY Atmaji mendorong agar program padat karya dilanjutkan oleh kabupaten dan kota dan juga Pemda DIY. Sebab, program tersebut memiliki banyak manfaat buat masyarakat.
Hasil pemantauannya, terutama di wilayah Bantul, masyarakat sangat terbantu dengan padat karya seperti pembangunan jalan cor blok, talut, dan bangket. Hasilnya bagus karena masyarakat sendiri yang mengerjakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JKN terus menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Istirahat di mobil dengan AC nyala memang praktis, tapi waspadai gas karbon monoksida! Pelajari penyebab sebenarnya "keracunan AC" dan tips aman perjalanan.
restorasi Gumuk Pasir Bantul, Gumuk Pasir Parangkusumo, penataan kawasan pantai selatan Bantul, penebangan vegetasi Gumuk Pasir, cemara udang Parangkusumo, Satp
BI menyediakan layanan penukaran uang rusak tanpa biaya. Simak syarat, ketentuan, dan cara menukar uang rupiah rusak melalui aplikasi PINTAR.
Dinkes DIY memprioritaskan penanganan kesehatan mental pelajar setelah hasil CKG menemukan sekitar lima persen siswa SMP dan SMA mengalami kecemasan ringan.